Naskah mencatat sejumlah tulisan tentang riwayat perjuangan para tokoh Sulawesi Selatan, khususnya kaum perempuan jauh sebelum kemerdekaan yakni pada zaman kerajaan, hingga fase mempertahankan kemerdekaan sejak Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.
Buku PROFIL PEREMPUAN PEJUANG SULAWESI SELATAN berisi kisah-kisah kepahlawanan Tokoh Wanita Sulawesi Selatan. Tokoh pejuang perempuan Sulawesi Selatan mempunyai ciri-ciri khusus secara pribadi baik dalam perilaku maupun bertindak. Tokoh tersebut juga memiliki kesamaan perilaku dan tindak laku sosial. Kesamaan yang dimiliki walaupun pada umumnya berketurunan bangsawan, berdarah biru, jiwa kerakyatan, sifat kesederhanaan, sikap tegas, teguh penderian, bertanggungjawab, serta kemampuan/berketrampilan khusus yang dapat dilakukan secara nyata antara lain dalam strategi peran yang biasanya diakui hanya dimiliki oleh kaum laki-laki saja, disamping beliau-beliau juga adalah seorang ibu rumah tangga yang memiliki keluarga.
Buku ini mengisahkan beberapa Tokoh Wanita Sulawesi Selatan di antaranya:
- Retna Kencana Arung Pancana Toa Colliq Pujie Matiroe ri Tucae, Sastrawan dan Sejarawan Kosmopolit di Abad XIX oleh Nurhayati Rahman
- Banning Arung Data, Profil Pejuang Wanita dari Bone pada Abad ke XIX oleh Suriadi Mappangara
- I Tenribua Besse Kajuara, Ratu Bone: Profil Pejuang Wanita dari Bone pada abad ke XIX oleh A. Rasyid Asba
- Pancai Tana Bunga Walie, Profil Wanita dalam Perjuangan Fisik Menentang Kehadiran Imperialisme dan Kolonialisme Belanda di Enrekang Massenrepulu oleh Darwas Rasyid
- Indo Caba Srikandi Masserempulu 1905-1906 oleh Sarita Pawiloy dan Suryadi Mappangara
- Andi Kambo, Raja Luwu Menentang Belanda 1901-1935
Buku tersebut mengisahkan kepahlawanan tokoh-tokoh perempuan di Sulawesi Selatan. Tujuan yang terkandung di balik kisah-kisah kepahlawan tokoh-tokoh wanita ini adalah untuk menangkap atau membangun suatu kenyakinan di tengah-tengah masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Sulawesi Selatan, bahwa sesungguhnya sejak berabad-abad yang lalu, mereka telah memiliki pusaka (heritage) berupa orang-orang yang memiliki kemuliaan, yang terdiri dari wanita yang selalu berperan sejajar dengan kaum lelaki, menjadi koleksi referensi layanan perpustakaan umum yang berlokasi jalan Sultan Alauddin Km. 7 Tala'salapang-Makassar.
Penulis: Nurhayati Rahman, Suriadi Mappangara, A. Rasyid Asba, et.al.
Editor: Yayasan Permata
Penerbit: Yayasan Permata Kerajasama La Macca Press
Tempat Terbit: Makassar
Tahun Terbit: 2004
ISBN: 979-97452-7-6






















