Almarhum pahlawan Pong Tiku alias Ne' Baso' (nama yang diberikan oleh orang-orang Bugis) dilahirkan pada tahun 1846 di Kampung Tondon Negeri Panga'la Kecamatan Rinding Allo Kabupaten Tana Toraja Propinsi Sulawesi Selatan.
Beliau adalah putra bungsu dari 6 (enam) bersaudara dari Penguasa Adat Pangala' dan sekitarnya bernama Siambo' KaraEng dengan ibunya bernama Le'bok, dan saudara-saudaranya yang laki-laki bernama, Palulin, Ampang Allo, Toding dan Tendeng serta seorang perempuan bernama Banaa.
Pong Tiku adalah satu-satunya putera Siambe' KaraEng yang mewarisi sifat-sifat kepemimpinan dan kepatriotan KaraEng sebagai penguasa Adat, maka kemudian setelah beliau dewasa selalu diserahi tanggung jawab sebagai pendahuluan akan mengantikan ayahandanya kalau Siambe' KaraEng meninggal dunia sebagai penguasa adat Pangala' dan sekitarnya untuk membantu Negeri Pangala' sebagai negeri yang aman dan sentosa untuk kemajuan dalam segala hal.
Buku SEJARAH PERJUANGAN PAHLAWAN PONG TIKU mengenai nilai dan luhurnya cita-cita perjuangan Pong Tiku yang tidak ingin diperintah oleh Belanda. Beliau nanti dijajah oleh Belanda setelah disergap oleh tentara Belanda di dalam persembunyiannya pada tanggal 30 Juni 1907, kemudian beliau di tawan di markas tentara Belanda di Rantepao, dan pada tanggal 10 Juli 1907 harus menjalani hukuman mati diujung peluru tentara Belanda di pinggir sungai Sa'dah. Berikut skets TUGU PERINGATAN PAHLAWAN PONG TIKU:
- 1846 Pong Tiku dilahirkan di Rindingallo
- 1906 Maret, Belanda menduduki Rantepao dengan mengirim ultimatum supaya Pong Tiku menyerah dan Pong Tiku membalas lebih baik mati daripada menyerah
- 1906 April, Pertempuran di Tondon Pangala'
- 1906 Juni, Pertempuran di Benteng Lali'londong
- 1906 Juni, Permintaan Belanda berunding di tolak
- 1906 Juli, Pertempuran di Benteng-Benteng Bustu Asu, Ka'do dado dan Tondok
- 1906 Agustus, Pertempuran di Benteng Rindingallo
- 1906 Oktober, Gencatan senjata di Benteng Buntu Batu
- 1906 November, Belanda dengan siasat liciknya melucuti semua senjata dari pasukan Pong Tiku
- 1907 Januari, Pong Tiku dengan pasukan menggabung dengan Pasukan Bombing di Alla'
- 1907 Maret, Benteng Alla' jatuh Pong Tiku kembali ke Pangalla'
- 1907 Juni 30, Pong Tiku di tangkap dan di tahan di Rantepao
- 1907 Juli 10, Pong Tiku di tembak mati di tempat.




