Kerajaan Borisallo dan Kerajaan Manuju, adalah dua kerajaan Gowa yang masuk menjadi anggota Bate Salapang sejak tahun 1565 yakni pada masa pemerintahan Raja Gowa XII I Manggorai Daeng Mammeta Karaeng Bontolangkasa. Kemudian dalam perkembangan selanjutnya, keanggotaan Boorisallo dan Manuju dalam Bate Salapanga diperkuat pada masa pemerintahan I Mallingkaang Daeng Nyonri (1894) hingga sekarang
Kedua kerajaan ini telah banyak menghasilkan Tubarani yang bisa memperkuat posisi pertahanan Kerajaan Gowa di masa silam, seperti hanya Bela Punranga yang dijadikan sebagai pemimpin pasukan Paklapak Barambang (pasukan elit) dan ahli stategi perang I Mannyanderi Daeng Pasawi. I Mannanggongan Daeng Mattawang, Andi Lomba Daeng Mattawang, Malagganni Karaeng Bila dan masih banyak laginya tokoh-tokoh pejuang dari daerah itu. Inilah yang membuktikan bahwa Kerajaan Borisallo dan Manuju punya andil yang besar terhadap kebesaran dan kejayaan Kerajaan Gowa di masa silam.
Disamping itu, Borisallo dan Manuju dijadikan sebagai tempat persembunyian bagi para pejuang yang menentang pemerintahan Kolonial Belanda, seperti hanya I Mappasempak Daeng Mamaro Karaeng Bontolangkasa dan Batara Gowa II atau I Sangkilang Karaengta Data yang menjadikan kedua wilayah kerajaan itu sebagai basis perjuangannya, kedua tokoh makamnya ada di Kecamatan Parangloe.
Buku SEJARAH KERAJAAN BORISALLO DAN MANUJU membahas tentang Kerajaan Borisallo dan Manuju yang ikut memperkuat barisan pertahanan Kerajaan Gowa, juga kisah sejarah atau cerita lagenda yang terdapat dalam situs sejarah seperti kisah I Mappasempak Daeng Mamaro Karaeng Bontolangkasa, I Manyandari Daeng Pasawi Sangkilang Karaengta Data, I Mannanggongan Daeng Mattawang dan masih banyak lainnya. Buku ini juga menceritakan lagenda pada objek wisata seperti Rumah Adat di Pakko Lompo, kisah Belapunranga, kisah Gallarrang Kunjung dan Istana Benteng Sipappaka ri Tassese. Buku ini koleksi Layanan Deposit, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan yang berlokasi jalan Sultan Alauddin Km. 7 Tala'salapang-Makassar.
Penulis: Zainuddin Tika, M. Ridwan Syam, Marham Dg. Sila
Penerbit: Lembaga Kajian dan Penulisan Sejarah Budaya Sulawesi Selatan
Tempat Terbit: Sungguminasa
Tahun Terbit: 2008
