Pada abad 17 silam, ada salah seorang putra mahkota Kerajaan Gowa bernama I Mappatunru Sultan Nasiruddin atau oleh masyarakat melayu lebih dikenal dengan nama Karaeng Aji. la merantau ke negeri Pahang Malaysia dengan tujuan untuk mencari kehidupan yang lebih baik.
Kepergian Karaeng Aji ke negeri jiran itu, karena latar belakang politik. Ketika ayahnya I Mappadulung Daeng Mattimung Sultan Abdul Jalil turun takhta, terjadilah perebutan singgasana kekuasaan antara Karaeng Aji dengan keponakannya La Pareppa TosappewaliE yang tak lain adalah anak dari saudara tirinya I Martiama Karaeng Patukangang. Dari hasil pemilihan Raja, maka terpilihlah La Pareppa menjadi Raja Gowa ke XX menggantikan kakeknya.
Disisi lain, Karaeng Aji yang gagal mendapatkan singgasana kekuasaan di Kerajaan Gowa, tidaklah menampakkan sakit hari pada keponakannya, tapi sebagai seorang negarawan, ia malah memberi semangat agar kepemimpinannya kelak berhasil. Bagi Karaeng Aji. kekuasaan bukanlah satu-satunya jalan untuk menuju kesuksesan, ia ingin membuktikan bahwa ia mampu menggapai suatu keberhasilan melalui kerja keras.
Karaeng Aji kemudian merantau ke Pahang, sesampainya di sana, ia kemudian kerja keras membanting tulang. Sultan Pahang sangat tertarik dengan cara kerja Karaeng Aji ini, hingga akhirnya Karaeng Aji diangkat menjadi Syahbandar pertama di negeri Pahang, ia kemudian mendapat gelar Toh Tuan.
Karaeng Aji kemudian menetap di negeri Pahang, dan sudah beranak pinak di negeri Pahang. Beberapa turunannya telah berhasil menjadi pembesar, baik di negeri Pahang maupun di Malaysia. Seperti Tin Abdul Rasak yang pernah menjadi Perdana Menteri d era tahun 1970 an.
Di tahun 2009 ini, putra sulung dari Tun Razak bernama Dato Muhammad Najib Tun Razak berhasil mengikuti jejak politik ayahnya, yakni menjadi perdana Menteri Malaysia.
Buku I MAPPADULUNG DAENG MATTIMUNG SULTAN ABDUL JALIL membahas tentang putra dari Raja Gowa Sultan Hasanuddin dan I Peta Daeng Nisali Karaeng Bainea, puteri Raja Sanrabone No. 8, kemudian menjadi Raja Gowa dengan gelaran Sultan Abdul Jalil Tumenanga ri Lakiung. Buku ini merupakan salah satu koleksi Layanan Deposit, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan yang berlokasi jalan Sultan Alauddin km. 7 Tala'salapang-Makassar.
Penulis: Zainuddin Tika, Djufri Tenri Bali, M. Ridwan Syam
Penerbit: Lembaga Kajian Sejarah Budaya Sulawesi Selatan
Tempat Terbit: Sungguminasa
Tahun Terbit: 2009

No comments:
Post a Comment