June 17, 2021

TIRO KERAJAAN KONJO PESISIR BULUKUMBA


Kata KONJO berarti "di situ". Masyarakat Konjo mendiami daerah perbatasan desa-desa yang berbahasa yang berbahasa Bugis dan Makassar. Masyarakat suku Konjo terdiri atas dua kelompok yaitu KONJO PEGUNUNGAN, mendiami daerah pegunungan Kabupaten Barru, Kabupaten Pangkep, Kabupaten Gowa, Kabupaten Sinjai dan Bulukumba di sekitar pegunungan Latimojong Bulukumba di pesisir teluk Bone.

Tiro adalah salah satu Kerajaan Konjo yang memegang peranan dalam bidang ekonomi, pariwisata, sosial dan politik, karena Tiro mempunyai pelabuhan transito yaitu muara sungai Basokeng dan Para-para/Biropa, menjadi tempat lalu lintas barang perdagangan dan orang.

Kerajaan Tiro mempunyai Kalompoang/Arajang berupa:

  1. Bendera merah kuning hitam
  2. Tombak bermata dua
  3. Tongkat berkepala burung elang
  4. Boneka burung nuri berlapis emas
  5. Perangkat makan, sirih berlapis emas
Kerajaan Tiro mempunyai tujuh hadat yaitu:
  1. Lompo Erelebu
  2. Gallarag Kalumpang
  3. Anrong Tau Caramming
  4. Kepala Hila-Hila
  5. Karadepa Salamunte
  6. Karabica Salu-Salu
  7. MaToa Basokeng

Setelah ulama Islam menyiarkan agama Islam di Tiro, ulama tersebut diberi gelar "Dato atau Datuk Tiro.  Berdasarkan hal itu Kerajaan Tiro dipilih KHATIB BUNGSU DATUK RI TIRO menjadi pusat penyebaran Agama Islam. Pelabuhan di Tiro menjadi salah satu tempat bertolaknya pemuda-pemuda Sulawesi untuk berjuang melawan Belanda di Jawa. Putra-putera Tiro gugur dalam melawan Belanda/Westerling.

Setelah kemerdekaan, pemerintah memajukan bidang pertanian dan pendidikan serta kesehatan. Tiro menghasilkan tanaga guru dan dosen. Hampir setiap kabupaten di Sulsel ada orang Tiro menjadi guru, begitu pula tenaga dosen di Makkar, Palu, Kendari dan Perguruan tinggi di Kalimantan. Tiro menjadi model pembangunan desa gaya baru. Tiro menjadi tempat wisata religi Dato Tiro, wisata pantai Samboang serta Limbua.


TIRO KERAJAAN KONJO PESISIR BULUKUMBA
Penulis: Mudassir Sabarrang
Penerbit: De La Macca
Tempat Terbit: Makassar
Tahun Terbit: 2016
ISBN: 978 602 263 1132


No comments:

Post a Comment