Judul: Tragedi Patriot & Pemberontakan Kahar
Muzakkar
Penulis: Syafaruddin Usman Mhd
Editor: Ari Pranowo
Penerbit: Narasi
Tahun
Terbit: 2009
Jumlah
Halaman: 158
ISBN: 9789791681902
Penulis
Resensi: Suharman, S.S., MIM.
Buku “Tragedi Patriot
dan Pemberontakan Kahar Muzakkar” adalah satu dari sekian banyak buku yang
membahas tokoh kontroversial dari Sulawesi Selatan. Penulis buku ini berusaha
menggambarkan sosok Kahar Muzakkar dari berbagai sisi kehidupannya; mulai dari
kelahiran, masa kecilnya, kampung halamannya, pedidikannya, karirnya dalam militer,
pemberontakannya kepada negara, dan aspek kehidupan lainnya.
Diuraikan pula dalam
buku ini tentang tokoh tokoh yang terlibat dalam pemberontakan dan penumpasan
pemberontakan Kahar Muzakkar, seperti Sjamsul Bachri, Andi Muhammad Yusuf Amir,
JW (DEE) Gerungan, Andi Selle Mattola, Andi Sose, Joop F Warouw, Muhammad Bahar
Mattalioe, dan Muhammad Saleh Lahade.
Nama nama anggota kabinet
Negara Republik Islam Indonesi (RII) Darul Islam-Tentara Islam Indonesia (DII/TII)
1957-1959 juga dicantumkan pada bagian Lampiran buku ini. Ternyata nama nama Menterinya,
ada juga nama yang sepertinya non-muslim dari bagian timur Indonesia.
Pada bagian awal
buku, digambarkan suasana kampung Lanipa dekat kota Palopo tempat kelahiran
Kahar Muzakkar yang nama kecilnya “La Domeng”. Selanjutnya Kahar Muzakkar
melanjutkan pendidikanya ke Jawa dan kemudian masuk militer dan membentuk
organisasi perjuangan. Pembentukan Negara Indonesia Timur (NIT) dan keadaan Sulawesi
Selatan pada masa itu juga diuraikan pada bab kedua dan ketiga. Pertentangan
ideologi dan dan sentimen kedaerahan juga dibahas pada bab keempat dan kelima.
Pada bagian kelima ini dikisahkan tentang tertembaknya Kahar Muzakkar pada 3
Februari 1965.
Bab bab selanjutnya
menggambarkan terjadinya pemberontakan anti-Belanda di Sulawesi Selatan, misalnya
Gerakan Muda Bajeng yang diprakarsai oleh Karaeng Haji Pajonga Daeng Ngalle.
Ada juga LAPRIS yang dipimping oleh anak muda Robert Wolter Monginsidi. Barisan
Pemberontak Republik Indonesia (BPRI), KRIS Muda, dan Pasukan Laskar Harimau
adalah sebagian dari organisasi yang terbentuk pada masa itu.
Buku ini tidak
terlalu banyak mengupas kehidupan pribadi Kahar Muzakkar. Organisasi Organisasi
Militer, gerakan pemuda anti Belanda, konflik dalam organisasi militer adalah
topik yang banyak dibahas dibuku ini.
Buku ini sangat
informatif terutama jika pembaca ingin mengetahui banyak tentang pemberontakan
militer pada masa masa pasca kemerdekaan. Pendekatan Komprehensif dari buku
yang berupaya menyajikan gambaran lengkap tentang Kahar Muzakkar, termasuk
latar belakang, motivasi, dan pandangannya, sehingga pembaca dapat memahami
kompleksitas tokoh ini.
Sumber Referensi cukup
banyak dan beragam dalam penyusunan buku ini. Penulis menggunakan berbagai
sumber, termasuk tulisan pribadi Kahar Muzakkar sendiri "Konsepsi Negara
Demokrasi Indonesia” yang terbit tahun 1961. Bahkan ada beberapa sumber
referensi buku tentang Kahar Muzakkar dan DI/TII yang ditulis oleh penulis dari luar negeri seperti Barbara Sillars Harvey, Herbert Feith,
Daniel S. Lev dan C Van Dijk.
Namun demikian, ada
juga kekurangan buku ini misalnya sangat terbatas ulasannya dari pembaca,
sehingga sulit untuk mendapatkan
gambaran umum tentang penerimaan dan kritik terhadap isi buku. Semakin banyak ulasan
dari suatu buku akan semakin bagus penerimaan dan juga pemikiran kritis dari
pembacanya.
Hal lain yang dapat
dikatakan kekurangan buku ini adalah, jumlah edisi yang tercetak dan yang
dijual sangat terbatas. Terbit tahun 2009 dan 2010, namun sangat susah untuk
dapat membeli atau memiliki buku ini. Beberapa toko buku daring (online)
menunjukkan bahwa stok buku ini tidak tersedia, yang dapat menyulitkan pembaca
yang ingin memperoleh buku ini.
Secara keseluruhan,
buku ini menawarkan wawasan mendalam tentang sosok Kahar Muzakkar dan peristiwa
pemberontakan di Sulawesi Selatan, meskipun keterbatasan ulasan dan
ketersediaan mungkin menjadi pertimbangan bagi calon pembaca.
Buku ini koleksi Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak, UPT Layanan
Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan.







