Judul: Permainan Rakyat Sulawesi
Selatan
Penulis: -
Editor: Gunawan Monoharto &
Yudisthira Sukatanya
Penerbit: La Macca Press
Tahun
Terbit: 2003
Jumlah
Halaman: -
ISBN: 979-97452-1-7
Penulis
Resensi: Suharman, S.S., MIM.
Ditengah serbuan gadget dan peralatan elektronik
digital dalam kehidupan sehari hari kita, permainan tradisional semakin
terlupakan. Begitu banyak permainan tradisional dari ke-4 suku utama di
Sulawesi Selatan yang dulu marak dimainkan, sekarang sudah ditinggalkan. Hampir
pasti, anak anak zaman sekarang tidak mengetahui berbagai macam permainan
tradisional Sulawesi Selatan. Mungkin hanya yang tinggal di kampung kecil yang
jauh dari jaringan seluler yang masih memainkan permainan tradisional.
Tujuan utama penulisan buku ini untuk
mendokumentasikan berbagai macam permainan tradisional Sulawesi Selatan agar
generasi muda dan generasi selanjutnya akan tetap mampu mempertahankan dan
memainkannya. Permainan dalam buku ini didefinisikan sebagai tradisi suatu
kelompok masyarakat yang mengandung
unsure olahraga sekaligus seni. Seperti yang dikatakan H. Ajeip Padindang pada
pengantar buku ini, bahwa permainan rakyat bukan sekedar ajang bermain main.
Ada 36 jenis permainan tradisional dibahas dalam buku
ini. Pembahasannya meliputi, bagaimana permainan itu dimainkan, siapa saja yang
biasa mainkan (laki laki atau perempuan, anak anak atau dewasa), sejarahnya,
nama permainan dalam bahasa lain misanya Bugis, Makassar, Mandar dan Toraja,
berapa orang yang biasa mainkan, waktu permainan ini dimainkan dan lain lain.
Adapun permainan rakyat yang dibahas dalam buku ini
yaitu: Aqraga (Maqraga), Attaba Lisere
Camba, Appaddekko, Beklam (Bekkel), Galla (Gallarang), Mabbangnga’ (Attaruq), Maccubbu-cubbu (Accokko-cokkoang), Maccukke
(Accangke), Maggalaceng (Aggalacang), Maggasing (Aqgasing), Maggecciq
(Aqdatte-datte), Majjekka, Maggale (Makkaddaro), Mallanca (Aqlanja), Maqirrong, Maqkacalele, Mallogo,
Mammenca (Aqmancaq), Maqdanda (Santo-Santo), Mappuccaq, Makkanreppa, Mallongaq,
Mappolo Beceng (Aqkati-katinting), Mantarruq, Maqpasilaga Tedong, Maqsumpi-sumpiq,
Maqtebbaq, Massalo (Aqsalo), Massilelo, Massempe,
Mappasajang (Aqlayang-layang), Mattojang
(Attoweng), Paboboq, Rengngeng
(Ajjonga), Sapinggaq-pinggaq, dan Songko-Songkokang Jangang,
Mungkin masih ada permainan tradisional yang sering
anda mainkan dimasa anak anak dan remaja dulu yang belum disebut diatas. Hampir
setiap daerah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan memiliki permainan rakyat khas
masyarakat setempat.
Buku ini sangat bagus untuk dikaji lebih mendalam
untuk bahan penelitian tentang tradisi tradisi yang di Sulawesi Selatan,
khususnya permainan tradisional.
Buku tentang permainan tradisional membantu
melestarikan warisan budaya dan tradisi yang mungkin sudah mulai terlupakan
oleh generasi muda. Pembaca dapat mempelajari aturan, sejarah, dan nilai-nilai
yang terkandung dalam permainan tradisional, yang sering kali memiliki aspek
edukatif. Buku ini bisa membangkitkan nostalgia bagi orang dewasa yang pernah
memainkan permainan tersebut di masa kecil mereka. Dapat menjadi media untuk
mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak dan remaja yang mungkin
lebih akrab dengan permainan modern atau digital. Pembaca bisa memahami manfaat
permainan tradisional dalam mengembangkan keterampilan sosial, motorik, dan
kognitif anak-anak.
Namun bisa jadi informasi yang disajikan dalam buku
ini tidak lengkap atau kurang mendalam,
terutama jika penulis tidak memiliki akses ke sumber yang autentik atau cukup
mendalam. Pembaca yang lebih tertarik pada permainan modern mungkin kurang
tertarik pada buku yang membahas permainan tradisional, sehingga target pembaca
menjadi terbatas. Buku ini tanpa ilustrasi yang memadai atau penjelasan yang
jelas, pembaca mungkin kesulitan memahami cara memainkan permainan tradisional
tersebut. Beberapa permainan tradisional mungkin tidak lagi
relevan atau praktis dimainkan di lingkungan modern, sehingga pembaca merasa
informasi tersebut kurang berguna.
Akan sangat bagus jika buku ini dilengkapi dengan alat
bantu audio-visual (pandang-dengar) dalam bentuk CD atau DVD atau media
audiovisual lainnya. Bagi pemustaka, menggunakan Alat bantu peraga
Audio-visual akan lebih memudahkan
memahami informasi semacam ini (permainan Tradisional).


.jpeg)





