Showing posts with label Permainan Tradisional. Show all posts
Showing posts with label Permainan Tradisional. Show all posts

June 3, 2025

Permainan Rakyat Suku Bugis dan Makassar

 


Judul:                           Permainan Rakyat Suku Bugis Makassar di Sulawesi Selatan

Penulis:                        Dra. Ny. Aminah Hamzah & Dra. Ny. Rukmini, A. K.

Editor:                         -

Penerbit:                     Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan RI

Tahun Terbit:               1979/1980

Jumlah Halaman:        viii + 162

ISBN:                            -

Penulis Resensi:          Suharman, S.S., MIM.

Buku ini diterbitkan dalam rangka program penelitian, inventarisasi dan dokumentasi kebudayaan yang tumbuh dan berkembang diseluruh wilayah Indonesia. Proyek ini dilaksanakan oleh Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Dirjen Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI sejak tahun 1976.

Dengan adanya inventarisasi dan dokumentasi kebudayaan daerah diharapkan para generasi muda dapat lebih mengenal budaya daerah ditengah serbuan budaya asing. Hasil penelitian dan inventarisasi ini juga akan menambah wawasan masyarakat akan budaya budaya lokal yang begitu banyak tersebar diseluruh daerah di Indonesia.

Sebagaimana biasanya buku buku terbitan pemerintah, buku ini diawali dengan beberapakata pengantar kemudian pendahuluan yang menguraikan tujuan inventarisasi, permasalahan dan ruang lingkup pembahasan, serta pertanggung jawaban dan prosedur invetarisasi.

Bagian kedua adalah inti atau pokok pembahasan buku ini. Ada 24 permainan rakyat suku Bugis dan Makassar yang dibahas dengan judul atau nama permainan dalam bahasa Bugis dan bahasa Makassar. Sebagian besar permainan rakyat itu mungkin sudah tidak lagi dikenali atau dimainkan oleh anak anak atau generasi muda saat ini. Apalagi era digital yang melanda dunia 3 dekade terakhir ini, dimana anak anak lebih banyak main game digital daripada main game atau permainan tradisional.

Setiap permainan rakyat yang dibahas, disertai dengan bagaimana penamaannya, peristiwa atau suasana dan waktu permainan, latar belakang sosial budaya, sejarah perkembangan, jumlah peserta atau pemain, peralatan dan perlengkapan permainan, iringan musik yang menyertainya (kalau ada), jalannya permainan, peranannya di masa sekarang dan tanggapan masyarakat terhadap permainan tersebut. Di awal permainan juga dilengkapi dengan foto foto hitam putih (monokrom) yang sudah mulai buram.

Adapun permainan rakyat suku Bugis dan Makassar yang dibahas disini adalah : marraga (akraga), maggasing (akgasing), maccukke (accangke), maggaleceng (aggalaceng), massaung manu (assaung jangang), maggale (aggale), mallogo (allogo), massalo (assalo), mabbangngak (attaruk), mallongngak (allongngak), majjeka (makkaddaro), mappasajang (aklayang-layang), maggeccik (addattek-dattek), mappolo beceng (akkattik-katinting), massantok (assantok), rengngeng (ajjonga), mattojang (attoweng), mappadendang (appaddekko), makkurung manu (songko-songkokang jangang), maggunreco (agganreco), massempek (assempek), mallanca (aklanca), mammencak (akmanca), dan terakhir maccubbu (accokko-cokkoang).

Buku ini cukup lengkap membahas setiap permainan tradisional suku Bugis dan Makassar, sehingga dapat dijadikan bahan rujukan bagi yang ingin meneliti tentang permainan rakyat suku Bugis dan Makassar. Jika ada sumber informasi lainnya tentang permainan rakyat yang belum ada dalam buku ini, maka dapat digabungkan dengan yang ada dalam buku ini.

Sayangnya, ada dua lembar atau 4 halaman yang hilang dalam buku ini, sepertinya sudah disobek. Foto yang menjadi illustrasi dalam buku ini juga hanya foto hitam putih yang sudah buram, dan banyak yang tidak bisa ditebak, foto apa itu.

Buku semacam ini, yang merupakan dokumentasi dan inventarisasi budaya suku Bugis dan Makassar, akan lebih lengkap lagi jika buku ini diterbitkan ulang dan disertai dengan video bagaimana permainan tersebut dimainkan. Diera digital sekarang ini, buku buku akan lebih mudah diakses dan dibaca pemustaka jika disertai dengan media audio-visual (media pandang-dengar).

Buku ini koleksi Deposit, Bidang Pembinaan Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.





July 20, 2024

Permainan Rakyat Tradisional Sulawesi Selatan

 


Judul:                           Permainan Rakyat Sulawesi Selatan

Penulis:                        -

Editor:                         Gunawan Monoharto & Yudisthira Sukatanya

Penerbit:                     La Macca Press

Tahun Terbit:               2003

Jumlah Halaman:        -

ISBN:                            979-97452-1-7

Penulis Resensi:          Suharman, S.S., MIM.

Ditengah serbuan gadget dan peralatan elektronik digital dalam kehidupan sehari hari kita, permainan tradisional semakin terlupakan. Begitu banyak permainan tradisional dari ke-4 suku utama di Sulawesi Selatan yang dulu marak dimainkan, sekarang sudah ditinggalkan. Hampir pasti, anak anak zaman sekarang tidak mengetahui berbagai macam permainan tradisional Sulawesi Selatan. Mungkin hanya yang tinggal di kampung kecil yang jauh dari jaringan seluler yang masih memainkan permainan tradisional.

Tujuan utama penulisan buku ini untuk mendokumentasikan berbagai macam permainan tradisional Sulawesi Selatan agar generasi muda dan generasi selanjutnya akan tetap mampu mempertahankan dan memainkannya. Permainan dalam buku ini didefinisikan sebagai tradisi suatu kelompok  masyarakat yang mengandung unsure olahraga sekaligus seni. Seperti yang dikatakan H. Ajeip Padindang pada pengantar buku ini, bahwa permainan rakyat bukan sekedar ajang bermain main.

Ada 36 jenis permainan tradisional dibahas dalam buku ini. Pembahasannya meliputi, bagaimana permainan itu dimainkan, siapa saja yang biasa mainkan (laki laki atau perempuan, anak anak atau dewasa), sejarahnya, nama permainan dalam bahasa lain misanya Bugis, Makassar, Mandar dan Toraja, berapa orang yang biasa mainkan, waktu permainan ini dimainkan dan lain lain.

Adapun permainan rakyat yang dibahas dalam buku ini yaitu:  Aqraga (Maqraga), Attaba Lisere Camba, Appaddekko, Beklam (Bekkel), Galla (Gallarang), Mabbangnga’ (Attaruq),   Maccubbu-cubbu (Accokko-cokkoang), Maccukke (Accangke), Maggalaceng (Aggalacang),   Maggasing (Aqgasing), Maggecciq (Aqdatte-datte), Majjekka, Maggale (Makkaddaro),   Mallanca (Aqlanja), Maqirrong, Maqkacalele, Mallogo, Mammenca (Aqmancaq), Maqdanda (Santo-Santo), Mappuccaq, Makkanreppa, Mallongaq, Mappolo Beceng (Aqkati-katinting),   Mantarruq, Maqpasilaga Tedong, Maqsumpi-sumpiq, Maqtebbaq, Massalo (Aqsalo),  Massilelo, Massempe, Mappasajang (Aqlayang-layang),  Mattojang (Attoweng), Paboboq,   Rengngeng (Ajjonga), Sapinggaq-pinggaq, dan Songko-Songkokang Jangang,

Mungkin masih ada permainan tradisional yang sering anda mainkan dimasa anak anak dan remaja dulu yang belum disebut diatas. Hampir setiap daerah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan memiliki permainan rakyat khas masyarakat setempat.  

Buku ini sangat bagus untuk dikaji lebih mendalam untuk bahan penelitian tentang tradisi tradisi yang di Sulawesi Selatan, khususnya permainan tradisional.

Buku tentang permainan tradisional membantu melestarikan warisan budaya dan tradisi yang mungkin sudah mulai terlupakan oleh generasi muda. Pembaca dapat mempelajari aturan, sejarah, dan nilai-nilai yang terkandung dalam permainan tradisional, yang sering kali memiliki aspek edukatif. Buku ini bisa membangkitkan nostalgia bagi orang dewasa yang pernah memainkan permainan tersebut di masa kecil mereka. Dapat menjadi media untuk mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak dan remaja yang mungkin lebih akrab dengan permainan modern atau digital. Pembaca bisa memahami manfaat permainan tradisional dalam mengembangkan keterampilan sosial, motorik, dan kognitif anak-anak.

Namun bisa jadi informasi yang disajikan dalam buku ini  tidak lengkap atau kurang mendalam, terutama jika penulis tidak memiliki akses ke sumber yang autentik atau cukup mendalam. Pembaca yang lebih tertarik pada permainan modern mungkin kurang tertarik pada buku yang membahas permainan tradisional, sehingga target pembaca menjadi terbatas. Buku ini tanpa ilustrasi yang memadai atau penjelasan yang jelas, pembaca mungkin kesulitan memahami cara memainkan permainan tradisional tersebut. Beberapa permainan tradisional mungkin tidak lagi relevan atau praktis dimainkan di lingkungan modern, sehingga pembaca merasa informasi tersebut kurang berguna.

Akan sangat bagus jika buku ini dilengkapi dengan alat bantu audio-visual (pandang-dengar) dalam bentuk CD atau DVD atau media audiovisual lainnya. Bagi pemustaka, menggunakan Alat bantu peraga Audio-visual  akan lebih memudahkan memahami informasi semacam ini (permainan Tradisional).



June 20, 2023

Permainan Rakyat yang Kian Terlupakan


 

Buku : Permainan Rakyat Sulawesi Selatan 2

Penulis : Drs. Nonci, S.Pd. & Dra. Hj. Hasnah Mandong, M.Pd.

Penerbit : CV. Telaga Zam Zam

Tempat terbit :  Makassar

Tahun : 2001

Ukuran : 15 x 20,5 cm

Jumlah Halaman : x + 59

Permainan rakyat adalah salah satu aspek budaya masyarakat yang perlu dilestarikan. Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin modern sekarang ini, hampir tidak ada lagi atau susah ditemukan lagi orang yang memainkan permainan rakyat lokal. Masyarakat baik yang dewasa maupun yang masih anak anak, semua terpaku pada gawai (gadget) yaitu handphone, dimana didalamnya sekian banyak permainan (games) digital bisa diakses, meskipun fungsi utamanya adalah alat komunikasi.

Buku ini mencoba merangkum beberapa permainan rakyat Sulawesi Selatan. Ada 6 permainan rakyat yang dibahas dalam buku ini. Sebelumnya, sudah ada beberapa buku yang bertema “permainan rakyat” yang dibahas dan dibuatkan sinopsinya yang bisa disimak di Blog khusus buku buku bertema lokal di https://www.koleksilokal.com/ yang memuat ratusan buku buku bertema lokal Sulawesi Selatan.

Buku ini membahas permainan rakyat Sulawesi Selatan khususnya Suku Bugis dan Makassar. Selain nama permainannya, juga diuraikan pengrtiannya, lapangan yang digunakan, alat permainan, jumlah peserta permainan dan cara dan jalannya permainan. Selain itu juga dilengkapi dengan illustrasi sederhana yang menggambarkan lapangan permainan, jalannya permainan dan orang yang bermain.

Permainan rakyat yang dibahas dalam buku ini adalah

1.      Massappa

2.      Mammaling

3.      Mappasajang / A’layang-layang

4.      Mabbellung

5.      Massempe / A’sempe

6.      Mattojang / Attoeng

Buku ini sangat penting diajarkan atau diperkenalkan kepada anak anak generasi muda, agar mereka tidak akan lupa aspek budaya daerahnya sendiri yang semakin tergerus oleh budaya luar yang belum tentu sesuai dengan nilai luhur budaya kita.

Buku koleksi Perpustakaan Abdurrasyid Dg. Lurang, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan.