Showing posts with label Teknik Penulisan. Show all posts
Showing posts with label Teknik Penulisan. Show all posts

April 15, 2026

Buku Petunjuk Belajar Secara Mandiri

 


Judul:                           A Guide to Learning Independently

Penulis:                        Lorraine A. Marshall & Frances Rowland

Editor:                          -

Penerbit:                     Longman Chesire Pty Limited

Tahun Terbit:             1981

Jumlah Halaman:    xv + 224

ISBN:                            0582711088

Bahasa:                      Inggris

Penulis Resensi:        Suharman, S.S., MIM.

Buku A Guide to Learning Independently karya Lorraine A. Marshall dan Frances Rowland merupakan salah satu referensi penting dalam bidang keterampilan belajar (study skills), khususnya bagi mahasiswa atau pelajar yang ingin mengembangkan kemampuan belajar mandiri. Buku ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1981 dan terus mengalami revisi hingga edisi-edisi terbaru, menandakan relevansinya yang berkelanjutan dalam dunia pendidikan. Secara umum, buku ini berfokus pada bagaimana individu dapat mengelola proses belajarnya sendiri secara efektif, mulai dari memahami gaya belajar hingga menguasai teknik-teknik akademik seperti membaca, mencatat, dan menulis.

Isi buku ini disusun secara sistematis dan bertahap, dimulai dari pengenalan diri sebagai pembelajar. Penulis menekankan bahwa keberhasilan belajar sangat bergantung pada pemahaman terhadap diri sendiri, termasuk kebiasaan, motivasi, dan strategi belajar yang sesuai. Selain itu, buku ini juga mengajarkan pentingnya perencanaan belajar, seperti mengatur waktu, menentukan prioritas, serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Pendekatan ini menunjukkan bahwa belajar bukan hanya aktivitas pasif menerima informasi, tetapi sebuah proses aktif yang memerlukan kesadaran dan strategi.

Salah satu pembahasan utama dalam buku ini adalah teknik membaca efektif. Pembaca diajak untuk tidak sekadar membaca secara linear, tetapi juga menganalisis isi bacaan, mengidentifikasi ide utama, serta menghubungkan informasi baru dengan pengetahuan yang sudah dimiliki. Hal ini bertujuan agar proses membaca menjadi lebih bermakna dan tidak hanya bersifat hafalan. Selain itu, buku ini juga memberikan panduan tentang bagaimana memanfaatkan berbagai sumber informasi, termasuk perpustakaan dan bahan referensi lainnya secara optimal.

Selain membaca, buku ini juga membahas secara mendalam tentang teknik mencatat (note-taking). Penulis menjelaskan berbagai metode pencatatan yang efektif, seperti mencatat poin-poin penting, menggunakan diagram, serta merangkum materi dengan bahasa sendiri. Teknik ini dianggap penting karena membantu meningkatkan daya ingat dan pemahaman terhadap materi. Buku ini juga menekankan bahwa mencatat bukan sekadar menyalin, tetapi merupakan proses berpikir aktif yang membantu pembelajar mengolah informasi.

Pembahasan mengenai keterampilan mendengarkan juga menjadi salah satu poin penting dalam buku ini, terutama dalam konteks mengikuti perkuliahan atau presentasi. Pembaca diajarkan bagaimana cara mendengarkan secara aktif, mencatat hal-hal penting selama penjelasan, serta mengajukan pertanyaan untuk memperdalam pemahaman. Hal ini menunjukkan bahwa proses belajar tidak hanya terjadi saat membaca atau menulis, tetapi juga saat berinteraksi secara langsung dalam situasi belajar.

Selain itu, buku ini juga memberikan panduan tentang keterampilan menulis akademik, seperti menulis esai dan laporan ilmiah. Penulis menjelaskan struktur penulisan yang baik, cara mengembangkan argumen, serta pentingnya penggunaan referensi yang tepat. Dengan demikian, buku ini tidak hanya membantu dalam memahami materi, tetapi juga dalam mengkomunikasikan pemahaman tersebut secara efektif melalui tulisan.

Kelebihan utama buku ini terletak pada pendekatannya yang praktis dan aplikatif. Setiap konsep yang dijelaskan selalu disertai dengan contoh dan strategi yang dapat langsung diterapkan oleh pembaca. Selain itu, buku ini juga mendorong pembaca untuk menjadi pembelajar yang mandiri dan reflektif, yang mampu mengevaluasi dan memperbaiki cara belajarnya sendiri. Cakupan materi yang luas—mulai dari membaca, mencatat, mendengarkan, hingga menulis—menjadikan buku ini sebagai panduan komprehensif bagi pelajar.

Namun demikian, buku ini juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah gaya penyampaian yang cenderung akademis dan cukup padat, sehingga mungkin terasa kurang menarik bagi pembaca pemula. Selain itu, karena buku ini awalnya ditujukan untuk konteks pendidikan tinggi, beberapa contoh atau pendekatan mungkin kurang relevan bagi siswa sekolah menengah. Beberapa pembaca juga mungkin merasa bahwa buku ini kurang membahas perkembangan teknologi modern dalam belajar, seperti penggunaan media digital atau platform pembelajaran online.

Secara keseluruhan, A Guide to Learning Independently merupakan buku yang sangat bermanfaat bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kualitas belajar mereka. Dengan pendekatan yang sistematis dan berbasis pengalaman, buku ini mampu memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana belajar secara efektif dan mandiri. Meskipun memiliki beberapa kekurangan, nilai praktis dan relevansinya tetap menjadikan buku ini sebagai salah satu referensi penting dalam bidang keterampilan belajar.



December 17, 2025

Menulis Ilmiah, Metode Penelitian Kualitatif

 


Judul:                           Menulis Ilmiah, Metode Penelitian Kualitatif

Penulis:                        Septiawan Santana K.

Editor:                         -

Penerbit:                     Yayasan Obor Indonesia

Tahun Terbit:               2007

Jumlah Halaman:        x + 226

ISBN:                            9789794616499

Penulis Resensi:          Suharman, S.S., MIM.

Buku ini membahas tentang segala hal yang berkaitan dengan menulis karya ilmiah menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah pendekatan riset deskriptif untuk memahami fenomena sosial secara mendalam dari sudut pandang partisipan, dengan mengumpulkan data non-numerik (kata-kata, teks, narasi) melalui wawancara, observasi, atau dokumentasi untuk mengeksplorasi makna, pengalaman, dan "mengapa" di balik suatu masalah, bukan "berapa". Peneliti bertindak sebagai instrumen kunci, dengan ciri khas fleksibilitas, fokus pada kedalaman data, dan analisis induktif. 

Septian Santana menguraikannya secara rinci dalam lima bagian utama. Diawali dengan Pendahuluan yang fokus pada pengenalan terhadap pembaca (siapa yang akan membaca laporan yang dibuat) dan cara menangkap topik, mulai dari memilih topik, memastikan topik bisa dikerjakan, mencari sumber sumber, membuat catatan-catatan dan membuat kerangka.

Buku ini merupakan karya yang sangat relevan dan penting bagi mahasiswa, peneliti, dan akademisi yang ingin memahami dasar-dasar dan teknik dalam melakukan penelitian kualitatif serta menulis hasil penelitiannya secara ilmiah. Buku ini menyajikan panduan yang sistematis, jelas, dan aplikatif, sehingga memudahkan pembaca untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga menerapkannya dalam praktik penelitian sehari-hari. Dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami, Septiawan berhasil menyampaikan konsep-konsep kompleks secara sederhana namun tetap komprehensif.

Salah satu kelebihan utama buku ini adalah pembahasan mendalam mengenai karakteristik penelitian kualitatif. Penulis menjelaskan secara rinci perbedaan mendasar antara penelitian kuantitatif dan kualitatif, sehingga pembaca dapat memahami dengan jelas filosofi, tujuan, dan pendekatan yang berbeda dari kedua metode ini. Buku ini menekankan bahwa penelitian kualitatif lebih berfokus pada pemahaman fenomena sosial secara mendalam melalui data yang bersifat naratif dan interpretatif, bukan sekadar angka atau statistik.

Selain itu, buku ini memaparkan berbagai jenis dan teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif, seperti wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen. Septiawan juga memberikan contoh praktis bagaimana setiap teknik tersebut dapat dijalankan dengan baik, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pencatatan data. Hal ini sangat membantu pembaca yang baru pertama kali melakukan penelitian kualitatif agar tidak merasa bingung dan dapat mengikuti langkah demi langkah dengan lebih percaya diri.

Bagian yang tidak kalah penting adalah pembahasan tentang analisis data kualitatif. Penulis menguraikan berbagai pendekatan analisis, termasuk coding, kategorisasi, dan interpretasi data, sehingga pembaca dapat memahami bagaimana data yang terkumpul diolah menjadi temuan yang bermakna. Penjelasan ini dilengkapi dengan contoh-contoh nyata yang memudahkan pembaca dalam mempraktekkan analisis data tanpa harus merasa terbebani oleh teori yang terlalu abstrak.

Dalam konteks penulisan ilmiah, buku ini juga memberikan panduan lengkap tentang struktur dan gaya penulisan laporan penelitian kualitatif. Septiawan menekankan pentingnya kejelasan, konsistensi, dan logika dalam menyusun bab-bab laporan sehingga pembaca dapat mengikuti alur pemikiran peneliti dengan mudah. Tips praktis tentang cara menulis latar belakang, tinjauan pustaka, metodologi, hasil penelitian, dan kesimpulan sangat membantu bagi penulis pemula maupun yang sudah berpengalaman.

Meski memiliki banyak kelebihan, buku ini juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah kurangnya pembahasan tentang penggunaan teknologi dan software dalam analisis data kualitatif, yang saat ini semakin banyak digunakan oleh peneliti untuk mempercepat proses analisis. Selain itu, bagi pembaca yang sudah sangat berpengalaman dalam penelitian kualitatif, buku ini mungkin terasa terlalu dasar dan kurang menantang untuk memperdalam teori atau metode yang lebih kompleks.

Secara keseluruhan, Menulis Ilmiah, Metode Penelitian Kualitatif karya Septiawan Santana K. adalah buku yang sangat layak dibaca dan dijadikan referensi utama bagi siapa saja yang ingin belajar atau memperdalam kemampuan dalam penelitian kualitatif dan penulisan ilmiah.

Buku ini koleksi Layanan Perpustakaan Umum, UPT Layanan Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan.



August 28, 2024

Betapa Mudah Menyusun Tulisan Ilmiah

 


Judul:                           Betapa Mudah Menyusun Tulisan Ilmiah

Penulis:                        Prof. Suyanto, Ph.D., dan Drs. Asep Jihad, M.Pd.

Editor:                         -

Penerbit:                     Esensi Erlangga Group

Tahun Terbit:               2016

Jumlah Halaman:        151

ISBN:                         978-602-68847-16-4

Penulis Resensi:          Suharman, S.S., MIM.

Buku Betapa Mudahnya Menyusun Tulisan Ilmiah adalah panduan praktis yang dirancang untuk membantu mahasiswa, peneliti, dan akademisi dalam menyusun tulisan ilmiah dengan baik dan benar. Penulis, Prof. Suyanto, Ph.D., dan Drs. Asep Jihad, M.Pd., menyajikan materi secara sistematis, mulai dari bagaimana kiat kiat menulis, konsep dasar menulis, kriteria metode ilmiah, jenis jenis karya ilmiah, desain penelitian, menghindari plagiarisme, sampai masalah masalah psikologis yang sering melanda para penulis.

Buku ini juga dilengkapi dengan berbagai contoh langkah langkah penelitian, masalah yang layak diteliti, desain penelitian, penggunaan bahasa, sampai pada tata cara mengutip sumber informasi. Bahkan tradisi menulis juga di uraikan dalam buku ini. Budaya tutur dan budaya tulis serta penulisan ulang, juga dibahas jelas. Selain itu, terdapat juga panduan mengenai pencarian inspirasi, dan kesulitan memulai menulis serta rasa percaya diri dalam menulis.

Dibagi dalam 7 bab dan diawali dengan Kata Pengantar dan Daftar Isi. Bab awal dibahas tentang menulis artikel ilmiah populer, lalu apa saja jenis karya ilmiah. Dilanjutkan dengan bab yang menjelaskan hipotesis dan desain penelitian. Bab pertengahan menguraikan tentang teknik penulisan dan bagaimana merakit budaya menulis. Dua bab terakhir diuraikan tentang plagiarisme dan masalah psikologi penulis.

Bahasa yang digunakan dalam buku ini mudah dipahami. Selain itu penggunaan bahasa sederhana dan jelas. Buku ini sebenarnya ditujukan kepada par akademisi, namun masyarakat umum pun dari berbagai kalangan dengan mudah dapat mengakses dan memahami isinya. Bahkan penulis pemula pun buku ini dapat direkomendasikan.

Buku ini menawarkan panduan yang sangat rinci, membuat proses penulisan ilmiah terasa lebih mudah dan terstruktur. Setiap bab dirancang untuk mengarahkan pembaca melalui setiap tahapan penulisan, dari awal hingga akhir.

Ada beberapa bagian dalam buku ini yang pendekatannya mungkin terlalu ilmiah dan teknis sehingga bisa saja pembaca yang tidak terbiasa akan kesulitan. Walaupun buku ini menawarkan panduan umum, beberapa contoh dan kasus yang diangkat lebih relevan untuk bidang ilmu tertentu, yang mungkin kurang aplikatif bagi pembaca dari disiplin ilmu lain.

Mengingat buku ini ditulis tahun 2009 dan kemudian diterbitkan pada tahun 2016, pembahasan mengenai penggunaan software atau alat bantu teknologi dalam penulisan ilmiah, tidak dibahas secara lengkap dalam buku ini. Beberapa tahun terakhir ini teknologi “Artificail Intelligence” (AI) sangat melimpah tersedia di web / internet, termasuk teknologi AI untuk penulisan. Perlu ada pembahasan tentang teknologi AI khusus untuk penulisan ilmiah, dan tetap mengikuti kaidah kaidah penulisan ilmiah.

Betapa Mudah Menyusun Tulisan Ilmiah adalah buku yang sangat berguna bagi siapa saja yang ingin meningkatkan keterampilan menulis ilmiahnya. Dengan penyajian yang sistematis, bahasa yang mudah dipahami, dan fokus pada etika penulisan, buku ini layak menjadi referensi utama dalam proses penulisan ilmiah. Namun, pembaca dari disiplin ilmu yang berbeda mungkin perlu melengkapi pengetahuannya dengan sumber lain yang lebih spesifik.

Buku ini koleksi Layanan Umum Perpustakaan, UPT Layanan Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan.



July 20, 2024

SUMPAH PENA, Buku Penting Bagi Anda yang Ingin Menulis

 


Judul:                           Sumpah Pena; Why, How, and What Generation Write

Penulis:                        Ruslan Ismail Mage & Kuspriyanto

Editor:                         -

Penerbit:                     Elfatih Media Insani

Tahun Terbit:               2021

Jumlah Halaman:        300

ISBN:                         978-623-96247-7-4

Penulis Resensi:          Suharman, S.S., MIM.

Buku “Sumpah Pena” adalah salah satu buku tentang seluk beluk penulisan yang terbaik yang pernah saya baca.  Keluasan pembahasan, keseimbangan antara tulisan dan illustrasi, tata letak (layout), ukuran font dan berbagai aspek lainnya semua dikemas dengan baik. Pembaca buku ini tak hanya menerima ilmu pengetahuan tentang bagaimana teknik menulis tetapi juga akan termotivasi untuk menulis. Mungkin karena penulisnya juga seorang motivator sehingga selain teknik menulis, juga membahas tentang motivasi diri untuk menulis. Apapun bentuk tulisan, baik fiksi maupun non-fiksi semua dibahas dalam buku ini.

Buku ini diawali dengan ‘Persembahan’ dari kedua penulis yang berisi ucapan terimakasih kepada semua pihak yang membantu dalam proses penulisan. Selanjutnya ‘Prakata’ yang mengulas bagaimana sampai buku ini dapat tersusun dan tercetak, serta ‘Kata Pengantar’ dari Prof. Dr. Alfitri, M.Si., Guru Besar Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial Universitas Sriwijaya, Palembang.

Terdiri dari 3 bagian utama, dan setiap bagian masing masing terbagi lagi dalam beberapa bagian, dan sub bagian. Ketiga bagian utama yaitu Why yang membahas tentang mengapa perlu menulis, kemudian How yaitu bagaimana menulis. Pada bagian ini berbagai teknik penulisan diuraikan dengan lengkap. Hambatan yang sering dialami oleh penulis dan ragam metode penulisan. Sedangkan bagian terakhir What yaitu tentang ‘apa’ yang ditulis, fiksi atau non-fiksi, termasuk genre apa yang dikuasai oleh seorang penulis. Pada bagian terakhir ini juga dibahas tentang bagaimana menerbitkan tulisan.

Pada bagian pertama ‘Why’ (mengapa menulis), penulis membagi menjadi 8 bagian dan setiap bagian dibagi lagi menjadi beberapa sub-bagian. Dijelaskan pada bagian pertama tentang bagaimana dalam Al-Quran ada yang disebut Sumpah Pena yaitu Surah Al-Qalam Ayai 1 yang berbunyi, “Nun, wal-qalami wamaa yasthuruun” yang artinya, “demi Pena dan apa yang ditulisakannya”.  Selain dalam kita Suci Al-Quran, juga diuraikan beberapa pendapat para ulama dan  ahli sufi tentang pentingnya dan keutamaan menulis dan membaca hasil tulisan. Sub-bagian lainnya adalah bagaimana seorang penulis akan berada dalam dunia yang abadi melalui karya karya yang ditulisnya. Budaya baca dan Daya baca orang Indonesia, dan beberapa alasan mengapa harus menulis, serta manfaat menulis juga diuraikan secara lengkap pada bagian ini.

Tentang bagaimana menulis (How) pada bagian kedua, diuraikan dan dijabarkan dalam 12 sub bagian. Dimulai dengan bagaimana menghadapi hambatan menulis dan solusinya, ragam teknik menulis dengan 2 metode yang unik; metode ATM dan metode Hollywood. Sumber sumber Ide, Mind Mapping, pengorganisasian bahan tulisan, penyusunan kerangka tulisan sampai pada pemanfaatan software dan applikasi untuk pengelolaan tata letak dan penulisan dibahas tuntas pada bagian ini.

Bagian terakhir ‘What’ tentang apa yang ditulis. Buku apa saja yang menarik dan berkualitas, adalah pembahasan awal bagian ini. Selanjutnya dijelaskan teknik menulis artikel dan opini, pola penulisan Fiksa dan Non-Fiksi, serta bagaimana menerbitkan hasil tulisan. Nah pada akhir bagian ini ada sesuatu yang menarik yaitu bagaimana membangun Personal Branding dengan menulis.  Jika anda senang menulis di media apa saja secara rutin dan konsisten dengan tema atau topik yang anda kuasai, maka akan terciptalah kesan dan citra individual anda dimata para pembaca tulisan anda. Cara membangun Personal Branding juga diuraikan dengan gamblang pada bagian ini.

Gaya penulisan Ruslan Ismail Mage dan Kuspriyanto sangat mengalir dan mudah dipahami. Mereka menggunakan bahasa yang sederhana namun kuat dalam menyampaikan pesan-pesan dan motivasi kepenulisan. Pembaca dari latar belakang apapun dapat dengan mudah memahami penbahasan dalam buku ini.

Beberapa pembaca mungkin merasa bahwa beberapa bagian terlalu dasar, terutama bagi mereka yang sudah memiliki pengalaman menulis. Pada bagian kedua, poin ke 20, 21 dan 22 membahas tentang teknologi software dan aplikasi yang dapat dimanfaatkan bagi seorang penulis. Sesuatu yang terkait dengan teknologi biasanya dengan cepat berubah, seiring dengan berjalannya waktu. Ada aplikasi misalnya berganti nama, atau diperbarui teknologinya atau bahkan bisa hilang sama sekali, digantikan oleh Aplikasi dengan teknologi yang lebih canggih. Penulis buku harus selalu memeriksa di Web, apakah Aplikasi yang uraikannya dalam buku, masih ada dan dipakai orang, atau sudah usang atau bahkan mungkin sudah hilang sama sekali.