Karikatur merupakan unsur yang tak terpisahkan dalam penyajian surat kabar. Peranan karikatur sangat penting, manakala bentuk sudah tidak bisa lagi digambarkan dengan tulisan, hingga memerlukan sentuhan “seni” yang menyangkut berbagai unsur.
Dalam dunia surat kabar, ada dua unsur utama, yaitu penyajian berita dan pendapat, unsur pendapat inilah karikatur mengisi ruang lingkupnya di samping tajuk rencana, pojok dan lain-lain. Tetapi karikatur bukan sekedar pendapat, melainkan harus memenuhi syarat-syarat lain, diantaranya harus cepat dimengerti pembaca, ada unsur humor, penggambaran manusianya yang bersifat komik dan sebagainya.
Diperlukan sentuhan-sentuhan tertentu, yang merupakan perpaduan antara pengamatan seorang wartawan dan seni seorang kartunis. Pramono, salah seorang karikaturis mampu menerjemahkan suatu peristiwa tertentu ke dalam karya karikatur secara mengena. Coretan-coretan mengenai tokoh-tokoh yang digambarkan menujukkan sifat komis, dengan menonjolkan fisik khas seseorang yang diterima dengan “good humor”.
Karya-karya karikatur Pramono yang berkali-kali mengadakan pameran, dan mendapat penghargaan dari dalam maupun luar negeri. Karyanya tersebar di halaman-halaman surat kabar Sinar Harapan, mengomentari peristiwa-peristiwa tertentu, mengikuti tulisan-tulisan atau menggambarkan kejadian-kejadian menonjol selama sepekan seperti masalah lalu lintas, pembangunan, pers sampai masalah korupsi dan penyelewengan sehingga perlu menyajikannya dalam bentuk buku.
Dalam dunia surat kabar, ada dua unsur utama, yaitu penyajian berita dan pendapat, unsur pendapat inilah karikatur mengisi ruang lingkupnya di samping tajuk rencana, pojok dan lain-lain. Tetapi karikatur bukan sekedar pendapat, melainkan harus memenuhi syarat-syarat lain, diantaranya harus cepat dimengerti pembaca, ada unsur humor, penggambaran manusianya yang bersifat komik dan sebagainya.
Diperlukan sentuhan-sentuhan tertentu, yang merupakan perpaduan antara pengamatan seorang wartawan dan seni seorang kartunis. Pramono, salah seorang karikaturis mampu menerjemahkan suatu peristiwa tertentu ke dalam karya karikatur secara mengena. Coretan-coretan mengenai tokoh-tokoh yang digambarkan menujukkan sifat komis, dengan menonjolkan fisik khas seseorang yang diterima dengan “good humor”.
Karya-karya karikatur Pramono yang berkali-kali mengadakan pameran, dan mendapat penghargaan dari dalam maupun luar negeri. Karyanya tersebar di halaman-halaman surat kabar Sinar Harapan, mengomentari peristiwa-peristiwa tertentu, mengikuti tulisan-tulisan atau menggambarkan kejadian-kejadian menonjol selama sepekan seperti masalah lalu lintas, pembangunan, pers sampai masalah korupsi dan penyelewengan sehingga perlu menyajikannya dalam bentuk buku.
![]() |
| Habibie, Menteri Riset dan Teknologi (Ristek) |
Buku karikatur-karikatur 1970 – 1981 diterbitkan oleh Sinar Harapan pada Tahun 1981. Buku ini berisikan sketsa masyarakat Indonesia yang berkaitan dengan,
- Hari besar : Petasan Lebaran; Hari Pahlawan; Idul Fitri; Menyambut Tahun Baru 1974; Hari Pahlawan; Sumpah Pemuda; Angkutan Lebaran; Lembaran Baru; dan Selamat Tahun Baru.
- Lalu Lintas : Dimana-mana Macet; Wajib Pakai Helm; dan Tilang.
- Undang-Undang & Hukum: RUU Pemberantasan Korupsi; RUU Perkawinan; Menuju Peradilan Bebas; Rule of Low; KUHP; dan The Three Musketteers.
- Pemilu : Menjelang Pemilu; Minggu tenang dan Pemilu.
- Olah Raga: Satu-satunya di dunia; Goool!; Kala terus dan Suap dan Invisible Hand?.
- Karupsi & Penyelewengan dan Opstib: Pemerantasan korupsi; Pemberantasan; Kekebalan diplomatic; “x” Service; Pola hidup sederhana; Bantuan untuk Korban Bencana Alam; Suap palapa; Teladan; Operasi Tertib; Bantuan Pangan; Gulung Pungli; Fase Kedua Opstib; Mafia Kedokteran; Bukti-bukti Belum Komplit; Team Khusus Kehutanan; Rentenir & Guru Inpres Klaten; Hutan untuk Rakyat; dan ABRI Masuk Desa (AMD).
- Pembangunan & Kritik : Progress Report; Demokrasi; Demokrasi Pancasila; Pembangunan vs Morfin; Menuju Tahun I Pelita ke II; Larangan Judi; Instansi-instansi Anti Rambut Gondrong; Film-film Latah; Demokrasi yang Mana?; Pola Pemimpin Baru; Mahasiswa Menggugat; Banjir Metropolitan; Asal Bapak Senang; Program Pembangunan Gubernur Baru; Menteri Baru, Kebijaksanaan Baru; Pohon Kemerdekaan; “Penyesuaian” Tarif Listrik; dan Selamat Datang Semen Luar Negeri.
- Pers : Awal Perpecahan PWI; Pers Bandel; Kasus Harian Nusantara; Yang Salah Pers!; Kritik Satu Porsi!; Pers dan Larangan; Angin Berbalik; dan Bung Hatta.
- Dewan Perwakilan Rakyat : Dewan Perwakilan Rakyat Tempat Penampungan; Kleptomania?; dan Tentang Petisi 50.
- Ekonomi : Persaingan; Krisis Moneter Internasional; Kenaikan Harga Emas; Harga2 Naik; Krisis Moneter dunia; Penyesuaian Harga; Komoditi Penyerahan Kemudian; Welcome Mr. Pronk!; Demonstrasi Mahasiswa; Welcome Mr & Mrs. MEE!; dan Gaji Naek, Harga Naek.
- Luar Negeri : Kamboja; Afrika; RMS di Nederland; Perjalanan Perdamaian; Perdamaian Semu?; Perang Vietnam; Bom Nuklir Perancis; Perang Timur Tengah; Kanselir Willy Brandt; Minyak Arab; Di mana lagi?; Skandal Watergate; Timor Potugis; Teori Yo-Yo; Pendekatan; Siapa Kuat?; “Pelajaran” RRC; KTT Non Blok, Havana Kuba; Intervensi Soviat; Energy; Burungku, Burungmu; Perang Iran-Irak; Sandera Iran-Irak; dan Bebas!.
- Potrek Kita : Daryatmo, Ketua DPR RI; Daoed Joesoef, Menteri P dan K; M. Yusuf, Menpangab; Awaloedin Djamin, Kapolri; Ali Wardhana, Menteri Keuangan; dan Habibie, Menteri Riset dan Teknologi (Ristek).
![]() |
| Satu-satunya di dunia! Dalam Final Kejuaraan PSSI tahun '73-'75. Persija Lawan PSM akhirnya menjadi juara bersama berdasarkan "surat keputusan" Ketua Umum PSSI Barsono. SN. November 1975 |










