Judul: Prof. Dr. H. Achmad Amiruddin, UNTOLD STORIES
Penulis: M. Dahlan Abubakar dkk.
Editor: M. Dahlan Abubakar
Penerbit: Identitas, Universitas Hasanuddin, Makassar
Tahun Terbit: 2014
Jumlah Halaman: x + 380
ISBN: 9786028405553
Penulis Resensi: Suharman, S.S., MIM.
Buku ini adalah kumpulan tulisan testimoni dan juga wawancara dengan Prof.
Dr. H. Achmad Amiruddin, Rektor Universitas Hasanuddin Makassar (1973-1982),
Gubernur Sulawesi Selatan (1983-1993) dan Ketua MPR RI (1992-1997). Beliau juga
tokoh penerima penghargaan Bintang Maha Putra Utama (1996). Tokoh yang
sederhana ini berpulang ke rahmatullah pada 22 Maret 2014, di RSUP Dr. Wahidin
Sudiro Husodo Makassar.
Pengumpulan tulisan testimoni ini dilaksanakan dalam rangka peringatan
40 hari berpulangnya Prof. Dr. H. Achmad Amiruddin. Selain testimoni dari para
tokoh akademisi, birokrat, politisi, dan anggota keluarga beliau, ada juga
tulisan dari wawancara editor. Pada
bagian Prolog, dikisahkan mulai dari kehidupan keluarga Achmad Amiruddin di kampung,
masa pendidikan di Makassar dan kemudian masa kuliah di ITB Bandung, lanjut
kuliah di University of Kentucky, Lexington, Amerika Serikat (AS) dan terakhir
masa masa karir beliau di ITB, BPPT, menjadi Rektor Universitas Hasanuddin dan kemudian
Gubernur Sulawesi Selatan.
Nama para tokoh yang memberikan testimoninya dalam buku ini antara
lain: A.M. Sallatu, Abdul Razak Taha, Abu Bakar Paka, Amelia Tristiana (putri
beliau), Alfian Nur, Aminuddin Ram, Andi Mappadjantji Amin, Amran Razak, Andi
Tjonneng Mallombassang, Anwar Arifin, Aswar Hasan, Basri Hasanuddin, Ellong Chandra,
Halide, Hamid Awaluddin, Idrus A. Paturusi, Ishak Ngeljaratan, M. Dahlan Abubakar,
Wim Polii dan masih banyak lagi tokoh lainnya.
Semua tokoh yang memberikan testimoni kepada Prof. Dr. H. Achmad
Amiruddin memberikan kesan yang baik tentang sosok dan pribadi beliau. Kebaikan,
kecerdasan dan kebijaksaan beliau ketika berinteraksi dengan para tokoh
tersebut diuraikan secara ringkas dalam buku ini. Ada banyak hal yang
menyenangkan namun ada pula hal hal yang menjengkelkan, mengharukan dan hal
lucu saat interaksi terjadi.
Pada bagian akhir ada Epilog yang berisi pembahasan hasil wawancara
Prof. Achmad Amiruddin oleh tim penulis. Dikisahkan disini tentang, awal mula
beliau menjadi Rektor Universitas Hasanuddin, atas permintaan Jendral Muhammad
Yusuf supaya beliau kembali ke Makassar untuk membangun kampung halaman.
Padahal waktu itu sebenarnya Prof. Achmad Amiruddin juga menjadi calon Rektor Institut
Teknologi Bandung (ITB).
Buku ini cukup lengkap menguraikan kehidupan karir dan interaksinya
dengan para tokoh. Ada 40 orang tokoh masyarakat plus anggota keluarga beliau
yang memberikan testimoni. Buku ini juga dilengkapi dengan foto foto
dokumentasi beliau selama menjabat jadi Rektor dan Gubernur Sulawesi Selatan,
dan foto dokumentasi keluarga. Foto yang menghiasi halaman buku ini masih hitam
putih. Ada pula riwayat singkat Prof. Achmad Amiruddin pada bagian akhir buku
ini.
Sumber utama pemberian testimoni dalam buku ini adalah tokoh masyarakat
Sulawesi Selatan yang juga merupakan murid, rekan kerja yang mengagumi dan
menghormati Prof. Achmad Amiruddin, sehingga buku ini kurang membahas tentang
kritik atas segala kebijakan yang pernah dilaksanakan oleh beliau. Buku ini
juga kurang dalam hal analisis sistematis dan metodologis, sehingga bagi
pembaca yang membutuhkan penelitian akademis yang mendalam, mungkin kurang
memuaskan.
Buku ini koleksi Referensi, Layanan Perpustakaan Umum, Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan.





