Showing posts with label Momoc Ansharullah. Show all posts
Showing posts with label Momoc Ansharullah. Show all posts

October 13, 2021

Mengenang Perjuangan Bersama Abdul Qahhar Mudzakkar dan J.W. Gerungan

 

Buku : Mengenang Perjuangan Bersama Abdul Qahhar Mudzakkar dan J.W. Gerungan

Penulis: Jo’Kojongiang

Penerbit: La Galigo Multimedia

Tempat Terbit: Sungguminasa Gowa

Tahun: 2010

Jumlah Halaman: vi + 114

Ukuran: 12,5 x 17,5 cm

ISBN: 978-602-98273-2-3

Satu lagi buku perpustakaan tentang Kahar Muzakkar. Buku ini ditulis langsung oleh mantan pengawal pribadi Abdul Qahhar Mudzakkar, nama lengkap dan resmi dari Kahar Muzakkar. Bukan hanya mengawal Kahar Muzakkar namun juga terhadap beberapa istri beliau. Buku ini tentu lain dari yang lain karena penulisnya terlibat  dan berinteraksi langsung dengan Kahar Muzakkar, baik dalam kehidupan sehari hari beliau maupun dalam urusan pemerintahan dan kemiliteran saat memimpin pertempuran.

Selain Kahar Muzakkar, buku ini juga membahas tentang J.W. Gerungan salah seorang pencetus lahirnya Perjuangan Rakyat Semesta (Permesta) pada 2 Maret 1957. Nama J.W. Gerungan sendiri tidak begitu dikenal dan tidak banyak dicatat dalam buku buku sejarah perjuangan. Selain sebagai pimpinan Permesta di Sulawesi Tengah, J.W. Gerungan juga pernah menjadi Komandan Resimen ANOA,  sampai akhirnya menjadi Menteri Pertahanan Republik Persatuan Islam Indonesia (RPII).

Karena perjuangan kedua tokoh ini dianggap bertentangan dengan pemerintah Republik Indonesia, akhirnya pemerintah berusah menumpas segala perjuangan mereka. Sampai akhir hayatnya, kedua tokoh ini tidak diketahui dimana jasadnya dikuburkan.

Buku ini dibagi menjadi 8 bab, Kata Pengantar dan Daftar isi pada bagian awal sebelum Bab pertama yaitu Pendahuluan. Pada bagian ini, penulis membahas tentang kepemimpinan Kahar Muzakkar yang kharismatik, juga ketokohan J.W. Gerungan. Penulis menganggap, buku buku tentang Kahar Muzakkar kebanyakan ditulis berdasarkan sumber informasi dari pemerintah, sehingga dengan buku ini, pembaca secara umum akan mendapatkan informasi dari sisi lain kehidupan Kahar Muzakkar dan J.W. Gerungan.

Bab kedua membahas tentang Pasukan Permesta di Sulawesi Tengah dibawah pimpinan J.W. Gerungan. Diawali dengan terbentuknya pasukan Permesta, Resimen Infatri ANOA, saat pasukan Permesta meninggalkan kota Poso. Juga tentan Kapten V.O.P. Sumilat di Ngapu dan saat pasukan Permesta meninggalkan kota Bada. Bab ketiga tentang pertemuan pasukan Permesta dengan DI/TII, perjalanan pasukan Permesta menuju Sulawesi Selatan, penyerangan Pos polisi di Malili, Staf Gabungan Pimpinan Militer Bersama (SPGMB), penghianatan Kapten V.O.P. Sumilat, penyerangan pasukan Permesta oleh Momoc Ansharullah bersama DI/TII di markas Mendula, dan juga pembahasan tentan Mami Cory (panggilan khusus pada salah seorang istri Kahar Muzakkar, yaitu Corry Van Stenus).

Bab IV diuraikan tentang pasukan Permesta setelah di Islamkan, Kahar Muzakkar dan J.W. Gerungan menjadi Dwi-Tunggal Republik Persatuan Islam Indonesia, Kahar Muzakkar meninggalkan Imam Karto Suwiryo, serta saat Kahar Muzakkar menuju Sulawesi Tenggara.

Operasi militer penumpasan pemberontakan Kahar Muzakkar dibahas pada bab V. Selanjutnya keunikan Lompobulo pada bab keenam. Bagian ketujuh kembali dibahas pribadi Kahar Muzakkar yang sangat teguh pada keyakinannya, yang tidak pernah mengutamakan kepentingan keluarganya.  Bagian terakhir masih tentang perjuangan Kahar Muzakkar yang perjuangannya dijiwai oleh ajaran agama Islam, dan perlunya rehabilitasi nama baik Kahar Muzakkar dan J.W. Gerungan.  

Buku koleksi Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.