Showing posts with label Khulafaur Rasyidin. Show all posts
Showing posts with label Khulafaur Rasyidin. Show all posts

July 16, 2020

JEJAK KHULAFAUR RASYIDIN 3, UTSMAN BIN AFFAN



Utsman bin Affan adalah salah seorang dari as-Sabiqun al-Awwalun (orang-orang yang masuk Islam paling awal). Beliau dijuluki sebagai Dzu an-Nuraini (sang pemilik dua cahaya) karena telah menikahi putri Rasulullah. Utsman bin Affan adalah sosok yang hartawan dan dermawan. Dia rela mendermakan hartanya sebanyak apa pun demi memperjuangkan agama Allah.

Dia pernah menemui Rasulullah dengan membawa uang 100 dinar, saat itu beliau sedang mempersiapkan pasukannya untuk menghadapi Romawi dalam Perang Tabuk. Dia memberikan uang itu kepada beliau. Lantas beliau bersabda, “Apa pun amalan yang dilakukan Utsman setelah (menginfakkan hartanya) ini, itu tidak akan membahayakannya”. Selain itu, dia juga menginfakkan 750 ekor unta dan 50 ekor kuda.

Oleh karena itu tidak berlebihan jika Abu Hurairah mengatakan “Utsman telah membeli surga dari Rasulullah dua kali: pada saat membeli sumur Rumah (lalu mewakafkan untuk kaum Muslimin) dan pada saat membiayai keperluan Jaisy al’Usrah (pasukan Perang Tabuk)’.

Salah satu jasa terbesarnya Utsman bin Affan bagi umat Islam adalah penulisan al-Qur’an dalam satu mushaf. Berkat rahmat Allah kemudian kemudian berkat jasa beliau ini, al-Qur’an tetap terjaga kemurniannya hingga saat ini.

Buku JEJAK KHULAFAUR RASYIDIN 3, UTSMAN BIN AFFAN tentang Utsaman bi Affan panglima yang hebat karena perannya sebagai melayani Islam dan kaum Muslim. Memiliki watak penuh dengan berbagai kemuliaan dan dari kehalusan sifat-sifatnya mengalir kebaikan, dan melalui tangannya Allah telah menaklukkan para Kisra Majusi, dan lewat tangannya pula Allah telah mengenyahkan kekuasaan Imperium Nasrani dari negeri Syam dan Mesir. Di adalah sosok yang keutamaannya mengharumkan zaman Allah kepadanya telah membungkam para pendengki.

Buku ini merupakan salah satu koleksi Layanan Perpustakaan Abdurrasyid Daeng Lurang yang berlokasi di jalan Kenanga No. 7A Sungguminasa, Kabupaten Gowa tentang sejarah Islam untuk mendapatkan gambaran utuh tentang hakikat ajaran Islam yang terealisasikan dalam jejak kehidupan Rasulullah dan para sahabatnya terutama Khulafaur Rasyidin. Kemudian, mengambil suri tauladan dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.

JEJAK KHULAFAUR RASYIDIN 3, UTSMAN BIN AFFAN
Judul Asli: Athlas al-Khalifah “Utsman bi Affan”
Penulis: Sami bin Abdullah al-Maghlouth
Penerjemah: Fuad Syaifudin Nur
Penerbit: Almahira
Tempat Terbit: Jakarta
Tahun Terbit: 2014
ISBN: 978-602-8074-69-8

May 2, 2020

JEJAK KHULAFAUR RASYIDIN UMAR BIN KHATHAB


Sejarah khalifah, al-Faruq Umar bin Khathab, seorang sahabat yang nasabnya bertemu dengan Nabi pada Ka’b bin Lu’ay bin Ghalib yang berasal dari keturunan yang kuat. Allah memuliahkan Islam melalui Umar, sang pembela kebenaran dengan kebathilan; keimanan dengan kekufuran; dan keislaman dengan kemusyrikan. 

Nabi pernah memanjatkan doa, “Ya Allah, muliakanlah Islam dengan salah satu dari dua Umar yang lebih engkau cintai, Arm bin Hisyam (Abu Jahl) atau Umar bin Khathab. Ternyata Umar lebih dicintai Allah.” Abu Dzar al-Ghiffani juga pernah berkata tentangnya, “Aku mendengar Rasulullah bersabda bahwasanya Allah menetapkan kebenaran di lidah Umar dalam ucapannya.” Pendapatnya benar dan dibenarkan oleh al-Qur’an, hujjahnya kuat, penuh wibawa, dan tidak takut akan celaan orang dalam membela agama Allah.

Buku Jejak Khulafaur Rasyidin 2 UMAR BIN KHATHAB penulis Sami Abdullah al-Maghlouth. Penulis menjelaskan riwayat Umar bin Khathab. Dia adalah Amirul Mukminim sekaligus khalifah kedua. Dia pelopor misi penaklukan Islam, pemimpin yang adil, penguasa yang bijak, ahli fiqih, seorang yang mulia, dan masih banyak lagi kelebihan yang tidak bisa diucapkan oleh kata-kata. Dia adalah Umar, Abdullah bin Mas’ud berkata, “Islamnya Umar adalah kemenangan, hijrahnya adalah kejayaan, dan kepemimpinanya adalah rahmat.”

Umar adalah ahli ibadah sejati, orang pertama yang shalat secara terang-terangan di Masjidil Haram dan berhijrah dengan terang-terangan pula. Melalui dirinya pula Allah memisahkan keimanan dan kekufuran. Dia seorang yang zuhud terhadap dunia dan mengalami banyak cobaan. Asy-Syifa, putri Abdullah menjelaskan, “Demi Allah, sesunggunya Umar jika berbicara bersuara lantang sehingga semua mendengarkan; jika berjalan, langkahnya cepat; jika memukul, pukulannya menyakitkan, dan dia juga ahli ibadah.” Dia memiliki sifat mulia dan budi pekerti terpuji. Allah membinasakan kaum Mujusi melalui tangan Umar dan Allah memusnahkan para penguasa Syam dan Mesir dengan keimanan Umar. Penaklukan yang dilakukan senangtiasa berdasarkan hati nurani, adil, amanah, dan takut kepada Allah. Itulah al-Faruq, seorang Mukmin dengan perjalanan hidup yang harum dan bersih.

Penulis membagi buku Jejak Khulafaur Rasyidin 2 UMAR BIN KHATHAB ini menjadi empat bab,
Bab I : Umar nin Khathab pada periode Mekkah (Masa Jahiliah dan Islam)
Bab II : Umar bin Khathab pada periode Madinah
Bab III : Pemerintahan Umar bin Khathab
  1. Penaklukan Irak
  2. Penaklukan Iran
  3. Penaklukan Syam dan Palestina
  4. Penaklukan Mesir dan Libya
  5. Berbagai Pencapaian dan pada Masa Pemerintahan Umar bin Khathab

Buku ini merupakan salah satu koleksi Layanan Perpustakaan Abdurrasyid Daeng Lurang, yang berlokasi di jalan Kenangan No. 6A, Sungguminasa Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Diharapkan buku ini memberikan wawasan mengenai sejarah hidup Umar bin Khathab, sang penakluk terbesar di muka bumi, terhebat dalam sejarah dunia, dan sejarah manusia. Jasanya sangat besar, diantaranya adalah menyebarkan agama Islam, bahasa Arab, dan tradisi-tradisi terpuji ke daerah taklukan (Irak, Jazirah Arab, Syam, Iran, Libya, dan Mesir) dalam rangka menyempurnakan misi khalifah Abu Bakar menyebarkan kalimat “la illaha illallah Muhammad Rasulullah” keseluruh penjuru dunia. 
Dia memiliki tempat khusus di hati kaum Muslimin. Dia selalu diagungkan dan dihormati dari generasi ke generasi, bahkan non-Muslim yang jujur pun tidak memungkiri hal itu. Dia meluruskan semua penyimpangan dan menahan semua yang melampaui batas. Allah pun senantiasa meridhainya. Cinta kepada Allah adalah taqarrub, demikian pula cinta kepada siapa saja yang mencintainya yaitu Rasulullah.

Jejak Khulafaur Rasyidin 2 Umar bin Khathab
Judul Asli: Athlas al-Khalifah Umar bin Khathab
Penulis : Sami bin Abdullah al-Maghlouth
Penerjemah: Muflih Kamil
Penerbit: Almahira
Tempat Terbit: Jakarta
Tahun Terbit: 2014
ISBN: 978-602-8074-68-1

April 30, 2020

JEJAK KHULAFAUR RASYIDIN ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ


Orang-orang  yang paling berjasa dalam mengatarkan kita untuk mendapat hidayah Allah –setelah Nabi Muhammad –adalah para sahabat Muhammad, terutama Khulafaur Rasyidin. Mereka telah berjuang dengan harta dan jiwa untuk mempertahankan Islam dari makar-makar musuh., serta menyebarkan Islam dari Jazirah Arab ke seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu, tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa kecintaan kepada sahabat Nabi Muhammad adalah salah satu tanda keimanan. Dan, kebencian kepada mereka adala salah satu tanda kemunafikan (hadits).

Buku Jejak Khulafaur Rasyidin 1 ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ, penulis Sami Abdullah al-Maghlouth. Penulis memulai dari sejarah hidup seorang laki-laki yang mendampingi Rasulullah bersembunyi di gua saat beliu dikejar dan akan dibunuh oleh kaum Qurais. Ketika mereka berhasil mengikuti jejak Nabi sampai di mulut goa, laki-laki ini berkata kepada Nabi, “Sekiranya salah seorang dari mereka melihat ke bawah, dia pasti dapat melihat kita”. “Rasulullah menjawab, “Bagaimana menurutmu, wahai Abu Bakar, jika ada dua orang sedang Allah yang ketiga". Kisah ini termaktub dalam al-Qur’an (QS. at-Taubat: 40).

Dialah Abu Bakar ash-Shiddiq, Abdullah bin Utsman at-Tamimi al-Qurasyi, yang berasal dari nasab yang mulia, demikian juga paman-pamannya baik dari ayah maupun dari ibu. Dia adalah tokoh sekaligus juru bicara kaumnya, laki-laki pertama yang masuk Islam, dan orang pertama yang shalat bersama Nabi. Dia adalah khalifah pertama dan termasuk dalam sepuluh orang yang dijamin masuk surga; riwayat hidupnya panjang, sifat dan peragainya mulia dan terpuji. Dia tidak takut akan celaan orang dalam membela kebenaran dan senantiasa berjihad di jalan Allah. Kiprahnya di medan perang luar biasa, pemusnah kaum murtad sekaligus penakluk Romawi dan Persia. Melalui tanggannya pula, Allah memberikan kemenangan yang nyata meski waktu pemerintahannya sangat singkat, yakni hanya dua tahun lebih sedikit.

Beberapa Keutamaan Abu Bakar ash-Shiddiq
  1. Orang pertama yang memeluk Islam dari kalangan laki-laki dan orang pertama yang shalat bersama Nabi setelah turunnya perintah shalat.
  2. Beberapa pembesar sahabat masuk Islam melalui dirinya
  3. Sebahagian besar hartanya diinfakkan untuk menebus budak-budak yang disiksa, lalu memerdekakan mereka di jalan Allah.
  4. Membenarkan Nabi atas peristiwa Isra dan Mi’raj. Oleh karena itu, Rasulullah memberikan gelar ash-Shiddiq kepadanya.
  5. Menemani Nabi dalam perjalanan hijrah. Peritiwa ini diabadikan Allah dalam QS. at-Taubah: 40).
  6. Mengikuti seluruh peperangan yang diikuti Rasulullah dan memimpin dua perang yang tidak diikuti oleh Rasulullah.
  7. Meriwatkan sekitar 142 hadits Rasulullah
  8. Mendapatkan kehormatan karena Nabi menikahi putrinya, Aisyah. Aisyah merupakan satu-satunya istri Nabi yag masih gadis ketika dinikahi beliau.
  9. Rasulullah menyuruhnya menjadi imam ketika beliau sakit parah.
  10. Orang pertama dijuluki Khalifah ar-Rasul (pengganti Rasulullah) sepeninggalan beliau.
  11. Pelopor dalam penumpasan kaum murtad, pengumpul al-Qur’an, dan penyebar Islam hingga keluar Jazirah Arab melalui penaklukan-penaklukan negeri.

Penulis membagi buku Jejak Khulafaur Rasyidin ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ ini menjadi empat bab,
Bab I : Abu Bakar ash-Shiddiq pada Periode Mekah (Masa Jahiliah dan Islam)
Bab II : Abu Bakar ash-Shiddiq pada Periode Madinah
Bab III : Pemerintahan Abu Bakar ash-Shiddiq
  • Masa Pemerintahan Abu Bakar ash-Shiddiq (11 – 13 H)
  • Penumpasan kaum murtad ( 11 H)
  • Penaklukan –Penaklukan Islam pada Masa Pemerintahan Abu Bakar ash-Shiddiq

Bab IV : Sekilas tentang Masa Pemerintahan Abu Bakar ash-Shiddiq


Salah satu ruangan Masjid Nabawi. Di dalamnya terdapat makam Rasulullah dan kedua sahabatnya Abu Bakar ash-Shiddiq dan Umar bin Khathab

Buku ini merupakan salah satu koleksi Layanan Perpustakaan Abdurrasyid Daeng Lurang, yang berlokasi di jalan Kenangan No. 6A, Sungguminasa Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Diharapkan buku ini memberikan wawasan mengenai sejarah Islam untuk mendapatkan gambaran utuh tentang hakikat agama Islam yang terrealisasi dalam kehidupan Rasulullah dan para sahabatnya, terutama Khulafaur Rasyidin Abu Bakar ash-Shiddiq. 


Jejak Khulafaur Rasyidin 1 ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ
Judul Asli: Athlas al-Khalifah Abi Bakr ash-Shiddiq
Penulis : Sami bin Abdullah al-Maghlouth
Penerjemah: Muflih Kamil
Penerbit: Almahira
Tempat Terbit: Jakarta
Tahun Terbit: 2013
ISBN: 978-602-8074-67-4