Utsman bin Affan adalah salah seorang
dari as-Sabiqun al-Awwalun (orang-orang yang masuk Islam paling awal). Beliau
dijuluki sebagai Dzu an-Nuraini (sang pemilik dua cahaya) karena telah menikahi
putri Rasulullah. Utsman bin Affan adalah sosok yang hartawan dan dermawan.
Dia rela mendermakan hartanya sebanyak apa pun demi memperjuangkan agama Allah.
Dia pernah menemui Rasulullah dengan
membawa uang 100 dinar, saat itu beliau sedang mempersiapkan pasukannya untuk
menghadapi Romawi dalam Perang Tabuk. Dia memberikan uang itu kepada beliau.
Lantas beliau bersabda, “Apa pun amalan yang dilakukan Utsman setelah
(menginfakkan hartanya) ini, itu tidak akan membahayakannya”. Selain itu, dia
juga menginfakkan 750 ekor unta dan 50 ekor kuda.
Oleh karena itu tidak berlebihan jika
Abu Hurairah mengatakan “Utsman telah membeli surga dari Rasulullah dua kali:
pada saat membeli sumur Rumah (lalu mewakafkan untuk kaum Muslimin) dan pada
saat membiayai keperluan Jaisy al’Usrah (pasukan Perang Tabuk)’.
Salah satu jasa terbesarnya Utsman
bin Affan bagi umat Islam adalah penulisan al-Qur’an dalam satu mushaf. Berkat
rahmat Allah kemudian kemudian berkat jasa beliau ini, al-Qur’an tetap terjaga
kemurniannya hingga saat ini.
Buku JEJAK KHULAFAUR RASYIDIN 3, UTSMAN BIN AFFAN tentang Utsaman bi Affan
panglima yang hebat karena perannya sebagai melayani Islam dan kaum Muslim. Memiliki
watak penuh dengan berbagai kemuliaan dan dari kehalusan sifat-sifatnya
mengalir kebaikan, dan melalui tangannya Allah telah menaklukkan para Kisra
Majusi, dan lewat tangannya pula Allah telah mengenyahkan kekuasaan Imperium
Nasrani dari negeri Syam dan Mesir. Di adalah sosok yang keutamaannya
mengharumkan zaman Allah kepadanya telah membungkam para pendengki.
Buku ini merupakan salah satu koleksi
Layanan Perpustakaan Abdurrasyid Daeng Lurang yang berlokasi di jalan Kenanga
No. 7A Sungguminasa, Kabupaten Gowa tentang sejarah Islam untuk mendapatkan
gambaran utuh tentang hakikat ajaran Islam yang terealisasikan dalam jejak
kehidupan Rasulullah dan para sahabatnya terutama Khulafaur Rasyidin. Kemudian,
mengambil suri tauladan dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.
JEJAK
KHULAFAUR RASYIDIN 3, UTSMAN BIN AFFAN
Judul Asli: Athlas al-Khalifah “Utsman bi Affan”
Penulis: Sami bin Abdullah al-Maghlouth
Penerjemah: Fuad Syaifudin Nur
Penerbit: Almahira
Tempat Terbit: Jakarta
Tahun Terbit: 2014
ISBN:
978-602-8074-69-8



