Orang-orang yang paling berjasa dalam mengatarkan kita
untuk mendapat hidayah Allah –setelah Nabi Muhammad –adalah para sahabat
Muhammad, terutama Khulafaur Rasyidin.
Mereka telah berjuang dengan harta dan jiwa untuk mempertahankan Islam dari makar-makar
musuh., serta menyebarkan Islam dari Jazirah Arab ke seluruh penjuru dunia. Oleh
karena itu, tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa kecintaan kepada sahabat Nabi
Muhammad adalah salah satu tanda keimanan. Dan, kebencian kepada mereka adala
salah satu tanda kemunafikan (hadits).
Buku Jejak
Khulafaur Rasyidin 1 ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ, penulis Sami Abdullah
al-Maghlouth. Penulis memulai dari sejarah hidup seorang laki-laki yang
mendampingi Rasulullah bersembunyi di gua saat beliu dikejar dan akan dibunuh
oleh kaum Qurais. Ketika mereka berhasil mengikuti jejak Nabi sampai di mulut
goa, laki-laki ini berkata kepada Nabi, “Sekiranya salah seorang dari mereka
melihat ke bawah, dia pasti dapat melihat kita”. “Rasulullah menjawab, “Bagaimana
menurutmu, wahai Abu Bakar, jika ada dua orang sedang Allah yang ketiga". Kisah
ini termaktub dalam al-Qur’an (QS. at-Taubat: 40).
Dialah Abu Bakar
ash-Shiddiq, Abdullah bin Utsman at-Tamimi al-Qurasyi, yang berasal dari nasab
yang mulia, demikian juga paman-pamannya baik dari ayah maupun dari ibu. Dia adalah
tokoh sekaligus juru bicara kaumnya, laki-laki pertama yang masuk Islam, dan
orang pertama yang shalat bersama Nabi. Dia adalah khalifah pertama dan
termasuk dalam sepuluh orang yang dijamin masuk surga; riwayat hidupnya
panjang, sifat dan peragainya mulia dan terpuji. Dia tidak takut akan celaan
orang dalam membela kebenaran dan senantiasa berjihad di jalan Allah. Kiprahnya
di medan perang luar biasa, pemusnah kaum murtad sekaligus penakluk Romawi dan
Persia. Melalui tanggannya pula, Allah memberikan kemenangan yang nyata meski waktu
pemerintahannya sangat singkat, yakni hanya dua tahun lebih sedikit.
Beberapa
Keutamaan Abu Bakar ash-Shiddiq
- Orang pertama yang memeluk Islam dari kalangan laki-laki dan orang pertama yang shalat bersama Nabi setelah turunnya perintah shalat.
- Beberapa pembesar sahabat masuk Islam melalui dirinya
- Sebahagian besar hartanya diinfakkan untuk menebus budak-budak yang disiksa, lalu memerdekakan mereka di jalan Allah.
- Membenarkan Nabi atas peristiwa Isra dan Mi’raj. Oleh karena itu, Rasulullah memberikan gelar ash-Shiddiq kepadanya.
- Menemani Nabi dalam perjalanan hijrah. Peritiwa ini diabadikan Allah dalam QS. at-Taubah: 40).
- Mengikuti seluruh peperangan yang diikuti Rasulullah dan memimpin dua perang yang tidak diikuti oleh Rasulullah.
- Meriwatkan sekitar 142 hadits Rasulullah
- Mendapatkan kehormatan karena Nabi menikahi putrinya, Aisyah. Aisyah merupakan satu-satunya istri Nabi yag masih gadis ketika dinikahi beliau.
- Rasulullah menyuruhnya menjadi imam ketika beliau sakit parah.
- Orang pertama dijuluki Khalifah ar-Rasul (pengganti Rasulullah) sepeninggalan beliau.
- Pelopor dalam penumpasan kaum murtad, pengumpul al-Qur’an, dan penyebar Islam hingga keluar Jazirah Arab melalui penaklukan-penaklukan negeri.
Penulis membagi
buku Jejak Khulafaur Rasyidin ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ ini menjadi empat bab,
Bab I : Abu
Bakar ash-Shiddiq pada Periode Mekah (Masa Jahiliah dan Islam)
Bab II : Abu
Bakar ash-Shiddiq pada Periode Madinah
Bab III :
Pemerintahan Abu Bakar ash-Shiddiq
- Masa Pemerintahan Abu Bakar ash-Shiddiq (11 – 13 H)
- Penumpasan kaum murtad ( 11 H)
- Penaklukan –Penaklukan Islam pada Masa Pemerintahan Abu Bakar ash-Shiddiq
Bab IV : Sekilas
tentang Masa Pemerintahan Abu Bakar ash-Shiddiq
![]() |
| Salah satu ruangan Masjid Nabawi. Di dalamnya terdapat makam Rasulullah dan kedua sahabatnya Abu Bakar ash-Shiddiq dan Umar bin Khathab |
Buku ini merupakan salah satu koleksi Layanan Perpustakaan Abdurrasyid Daeng Lurang, yang berlokasi di jalan Kenangan No. 6A, Sungguminasa Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Diharapkan buku ini memberikan wawasan mengenai sejarah Islam untuk mendapatkan gambaran utuh tentang hakikat agama Islam yang terrealisasi dalam kehidupan Rasulullah dan para sahabatnya, terutama Khulafaur Rasyidin Abu Bakar ash-Shiddiq.
Jejak Khulafaur Rasyidin 1 ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ
Judul Asli: Athlas al-Khalifah Abi Bakr ash-Shiddiq
Penulis : Sami bin Abdullah
al-Maghlouth
Penerjemah: Muflih Kamil
Penerbit: Almahira
Tempat Terbit: Jakarta
Tahun Terbit: 2013
ISBN: 978-602-8074-67-4


No comments:
Post a Comment