Keberadaan tempat-tempat spiritual di Kabupaten Gowa, sampai saat ini masih tetap menjadi tempat pemujaan bagi masyarakat pendukungnya. Budaya spiritual ini telah berlangsung lama dan sebagian masyarakat menjadikan tempat-tempat yang dikeramatkan sebagai kunjungan rutin dan menjadi agenda tahunan. Berbagai bentuk pemujaan yang dilakukan melalui media makam-makam tua, saukang, batu bikulung dan rumah-rumah adat yang dianggap memiliki kekuatan supranatural yang memberi manfaat dan keberkahan dalam kehidupan mereka yang memujanya.
Bangunan-bangunan bersejarah peninggalan Kerajaan Gowa dan makam Raja-raja Gowa dianggap keramat dan dijadikan sebagai wasilah untuk bermunajat dan melaksanakan ritual, serta melepas nazar setelah mereka merasa memperoleh berkah semisal rezeki, jodoh, jabatan dan kesembuhan dari penyakit, serta berbagai keinginan dan maksud peziarah. Pemujaan terhadap roh-roh leluhur bagi sebagian masyarakat pendukung kepercayaan tersebut, sampai saat ini masih berlangsung, walaupun perbuatan tersebut menyimpang dari aqidah Islam.
Pengunjung yang datang berziarah ke tempat-tempat spiritual yang ada di Kabupaten Gowa, bukan hanya masyarakat setempat, melainkan dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, bahkan dari luar provinsi. Ada dua makam tua yang tidak pernah sepi dari peziarah yaitu makam Syekh Yusuf dan makam Dato ri Pa'gentungan, keduanya adalah ulama besar penyiar agama Islam di Sulawesi Selatan.
Berikut contoh tempat-tempat yang dianggap keramat dan dianggap dapat memberi keberkahan, seperti:
- Saukang
Menurut informasi yang diperoleh dari masyarakat di sekitarnya bahwa dahulu saukang itu berbentuk rumah panggung kecil, namun seiring dengan waktu rumah tersebut sudah lapuk dimakan usia, sehingga tak dapat digunakan lagi. Oleh sebab itu masyarakat yang masih tetap mempercayai keberadaan tempat tersebut sebagai tempat pemujaan maka mereka membuat bangunan permanen dan diberi atap seng yang didalamnya dibuat kuburan agak nampak lebih sakral.
- Batu Bikulung.
- Balla Lompoa di Sungguminasa
Buku BUDAYA SPIRITUAL ORANG GOWA mengambarkan beberapa perilaku peziarah pada beberapa tempat dan makam yang dianggap keramat yang terdapat di Kabupaten Gowa, seperti Saukang, Batu Bikulung, Balla Lompoa di Sungguminasa, Batu Pallantikkang, Makam Sultan Hasanuddin, Makam Aru Palakka, Balla Lompoa di Bajeng, Makam syekh Yusuf, Makam Dato ri Pa'gentungang dan Makam Daeng Paccalayya. Buku ini merupakan salah satu Koleksi Layanan Deposit, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan yang berlokasi jalan Sultan Alauddin Km. 7 Tala'salapang-Makassar.
Penulis: Raodah
Editor: Abdul Hafid
Penerbit: Pustaka Refleksi bekerjasama Balai Pelestarian Nilai Budaya Makassar
Tempat Terbit: Makassar
Tahun Terbit: 2014
ISBN: 978-979-3570-75-4