Showing posts with label Bahasa Makassar. Show all posts
Showing posts with label Bahasa Makassar. Show all posts

April 1, 2021

RUPAMA (CERITA RAKYAT MAKASSAR)

Kehidupan suatu kelompok masyarakat atau suku bangsa tidak dapat dipisahkan dengan norma yang melatarbelakangi tata kehidupan kelompok masyarakat. Hal ini seperti terungkap pula pada "Rupama" atau cerita rakyat dalam bahasa Makassar.

Sebagai salah satu bagian sastra lisan dalam bentuk cerita rakyat. Rupama dapat berfungsi sebagai hiburan sekaligus sebaagi sarana penyaluran perasaan bagi penutur atau pencerita dan pendengarnya. Selain itu, Rupama juga merupakan pencerminan sikap, pandangan dan cita-cita kelompok masyarakat. Isinya mengandung nasehat, petuah dan tuntunan hidup, misalnya hidup dengan tabah menghadapai cobaan dari Tuhan dan hidup mengabdi kepada sesama manusia.

Buku RUPAMA (CERITA RAKYAT MAKASSAR) ini memuat enam belas buah yang dikumpulkan dari berbagai informan, yakni:

  1. Caritana Pung Tedong Siaga Anak Karaeng Tellua = Cerita Pung Tedong (Kerbau) Bersama Tiga Orang Putra Raja
  2. Sabakna Natena Nikanrei Manngiwanca = Sebab Musabab Ikan Hiu Tidak Dimakan (Dalam Satu Keluarga)
  3. Ceritana I Kukang = I Kukang
  4. Caritana Passitanringang = Kisah Percintaan
  5. Caritana Jinak Akjanggoka = Cerita Musang Berjanggut
  6. Caritana Lopong Pulanndok Siang Lapong Buaja = Cerita Pelanduk dan Buaya
  7. Caritana Tau Tujua Anakna = Kisah Orang Yang Tujuh Anaknnya
  8. Caritana Lapong Buaja Na Lapong Tedong = Cerita Buaya dengan Kerbau
  9. Caritana Tau Ruaya Akbela-Bela = Dua Orang Bersahabat
  10. Caritana Tau Dorakaya Ri Tau Toana = Orang Yang Durhaka Kepada Orang Tuanya
  11. Lapong Darek-Darek Siagang Lapong Kura-Kura = Monyet dengan Kura-Kura
  12. Caritana I Tinuluk = Kisah I Tinuluk
  13. Lapong Pesok-Pesok Na Lapong Buta-Buta = Si Lumpuh dan Si Buta
  14. Lapong Jonga Siang Lapong Kura-Kura = Kisah Rusa Dengan Kura-Kura
  15. Caritana Lapong Pulandok Siagang Lapong Macang = Kisah Pelanduk Dengan Macan
  16. Tau Ruaya Sarikbattang = Dua Orang Bersaudara

Buku RUPAMA (CERITA RAKYAT MAKASSAR) berisi enam belas naskah cerita dengan versi bahasa Indonesia dan bahasa Makassar yang semula berupa cerita lisan yang berbahasa Makassar. Buku ini merupakan salah satu koleksi Layanan Deposit, Dinas Perpustakaan dan Keasipan Provinsi Sulawesi Selatan yang berlokasi jalan Sultan Alauddin Km. 7 Tala'salapang-Makassar.


RUPAMA (CERITA RAKYAT MAKASSAR)
Penyusun: Zainuddin Hakim
Penerbit: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Tempat Terbit: Jakarta
Tahun Terbit: 1991
ISBN: 979 459 133 5

July 29, 2020

KISAH WAFATNYA NABI MUHAMMAD S.A.W (VERSI BAHASA MAKASSAR)


Umumnya naskah kuno/buku lama yang ada di Indonesia isinya banyak dijiwai oleh ajaran keagamaan seperti naskah kuno yang berjudul Wafatnya Nabi Muhammad SAW. Naskah tersebut sebagai sumber kajian dan analisisnya berbentuk prosa, berbahasa Makassar ditulis dengan aksara Lontara.

Naskah “Wafatnya Nabi Muhammad saw” adalah naskah yang ditulis tangan dengan memakai aksara Lontaran berbahasa Makassar yang berasal dari salah seorang orang tua yang tinggal di Kabupaten Gowa, sebagai pemiliknya.

Menurut pengakuan pemiliknya naskah yang sudah berusia sekitar 70 tahun, naskah yang diterima dari orang tuanya yang menyimpannya dengan baik dalam peti di antara lipatan-lipatan pakaiannya. Dalam waktu-waktu tertentu, sekurang-kurangnya sekali dalam setahun yaitu pada bulan Rabiulawal bulan kematian Nabi Muhammad sesuai yang disebut dalam naskah, maka naskah diambil dari penyimpanannya lalu di baca dengan sedikit upacara, walau sederhana tetapi hidmat. Sampai sekarang pemilik naskah ini melanjutkan kebiasaan orang tuanya dahulu yaitu menyimpan dan menjaga dengan baik naskah ini serta mengupacarakannya sekurang-kurangnya sekali setahun seperti tersebut di atas.

Buku KISAH WAFATNYA NABI MUHAMMAD S.A.W (VERSI BAHASA MAKASSAR) berasal dari naskah yang berisi saat-saat Nabi Muhammad saw akan meninggalkan dunia fana dan juga tentang digambarkan kepribadian Muhammad sebagai pemimpin yang penuh tanggung jawab dan kecintaan pada umatnya.

Dikatakan bahwa Muhammad sangat berat meninggalkan dunia ini bukan karena cintanya pada sanak keluarganya melainkan karena cintanya pada umatnya. Kemudian barulah beliau rela meninggalkan umatnya setelah jelas baginya umatnya yang saleh akan mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan.

Buku ini merupakan salah satu koleksi Layanan Perpustakaan Abdurrasyid Daeng Lurang yang berlokasi di jalan Kenanga No. 7A Sungguminasa, Kabupaten Gowa dalam rangka menggali dan mengungkapkan nilai-nilai budaya bangsa, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dari bahasa daerah (bahasa Makassar).

KISAH WAFATNYA NABI MUHAMMAD S.A.W
(VERSI BAHASA MAKASSAR)
Penyusun: S. Budi Santoso, Ambo Gani, Ahmad Yunus, dll
Penerbit: Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional
Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Nusantara
Tahun Terbit: 1990