Judul: Benteng Somba Opu Sulawesi Selatan
Penulis: H. Sitti Aminah Pabittei, Muh. Masrury, ST. Arifah, Abbas
Penerbit: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Tempat Terbit: Ujung Pandang
Tahun Terbit: 1995
Buku Benteng Somba Opu Sulawesi Selatan merupakan karya yang menggali secara mendalam tentang sejarah, fungsi strategis, dan nilai budaya dari Benteng Somba Opu yang terletak di Desa Sapiria, Kabupaten Gowa. Benteng ini dulunya merupakan pusat kekuasaan Kerajaan Gowa Makassar sekaligus pelabuhan internasional yang penting pada masa kejayaannya.
Buku ini menyajikan latar belakang pendirian Benteng Somba Opu, yang tidak dibangun oleh rakyat biasa, melainkan atas prakarsa langsung dari raja, sebagaimana disebutkan dalam Sejarah Kerajaan Tallo oleh Abd. Rahim dan Drs. Ridwan Borahima. Pembangunan dinding batu yang kokoh mengelilingi kawasan strategis seperti Ujung Pandang dan Ujung Tanah menunjukkan betapa seriusnya kerajaan dalam mempertahankan wilayahnya dari ancaman musuh, terutama serangan dari laut.
Penulis juga memaparkan secara rinci peranan benteng ini dalam konteks sejarah perjuangan melawan penjajah serta fungsi-fungsinya sebagai perlindungan, pusat istana, hingga simbol kekuatan maritim. Selain itu, buku ini juga memberi perspektif tentang pentingnya pelestarian Benteng Somba Opu di masa kini dan masa yang akan datang sebagai warisan budaya yang harus dihargai dan dilestarikan.
Kekuatan utama buku ini terletak pada kemampuannya menghadirkan narasi sejarah lokal yang padat makna dan kaya akan nilai budaya. Penulis berhasil menggambarkan bagaimana benteng ini tidak hanya menjadi simbol kekuatan pertahanan militer, tetapi juga menjadi pusat pemerintahan, tempat peristirahatan raja, dan sekaligus representasi kejayaan maritim Kerajaan Gowa. Selain itu, buku ini juga membuka wawasan pembaca terhadap pentingnya pelestarian situs sejarah sebagai bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya bangsa.
Namun demikian, terdapat beberapa kelemahan yang patut dicatat. Karena buku ini diterbitkan pada tahun 1995, beberapa informasi di dalamnya mungkin sudah tidak lagi relevan dengan konteks saat ini atau memerlukan pembaruan berdasarkan penelitian-penelitian terbaru. Dari sisi tampilan, buku ini cenderung bersifat deskriptif dengan sedikit ilustrasi visual, yang mungkin membuatnya terasa kurang menarik bagi pembaca yang terbiasa dengan buku sejarah bergambar atau yang lebih interaktif.
Secara keseluruhan, Benteng Somba Opu Sulawesi Selatan adalah sebuah karya yang layak diapresiasi dan dijadikan referensi dalam menggali sejarah dan budaya lokal. Ia tidak hanya menyampaikan fakta-fakta sejarah, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya melestarikan peninggalan masa lalu sebagai bagian dari jati diri bangsa. Buku ini sangat cocok dibaca oleh pelajar, peneliti, hingga masyarakat umum yang ingin lebih memahami kekayaan sejarah Nusantara, khususnya wilayah Sulawesi Selatan.
Buku ini koleksi Layanan Perpustakaan Abdurrasyid Daeng Lurang, UPT Layanan Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan.
No comments:
Post a Comment