Showing posts with label Prof. Achmad Ali. Show all posts
Showing posts with label Prof. Achmad Ali. Show all posts

August 25, 2022

YUSRIL VERSUS CRIMINAL JUSTICE SYSTEM

YUSRIL VERSUS CRIMINAL JUSTICE SYSTEM karya Prof. Dr. Achmad Ali, S.H., M.H ini bukanlah buku yang sepenuhnya ilmiah, tapi sekedar bacaan ringan yang ditujukan bagi masyarakat Indonesia. Meskipun bukan bacaan populer dan genrenya disenangi oleh seluruh pihak, buku ini sarat akan ilmu pengetahuan mengenai Criminal Justice System atau Sistem Peradilan Pidana. Buku ini dimaksudkan agar masyarakat luas dapat lebih mengenal CJS di Indonesia dan bagaimana amburadulnya realitas penegakan hukum di Indonesia. Salah satu contoh dari berantakannya hukum di Indonesia adalah fenomena pengalihan isu oleh para koruptor dan rekayasa isu dari para penegak hukum.

Referensi penulis buku banyak mengambil acuan dari karya Marwan Effendy yang berjudul “Kejaksaan RI : Posisi dan Fungsinya dari Perspektif Hukum. Menurut penulis, karya tersebut adalah literasi terbaik yang membahas mengenai kejaksaan dan disusun secara ilmiah pula. Tidak hanya itu, acuan tersebut juga memuat teori tentang Negara Hukum yang sangat pas untuk dibaca oleh para mahasiswa S3 Hukum pada mata kuliah “Konstruksi Teori Hukum”. Buku ini juga terinspirasi dari tokoh-tokoh lainnya yang berpengaruh pada sistem hukum yang ada di Indonesia.

Penulis mengaitkan buku ini dengan Yusril Ihza Mahendra karena dijadikan tersangka oleh Kejaksaan Agung RI. Penulis berharap agar penyidik memeriksa dengan baik dan professional serta memberikan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) kepada Yusril jika tidak memiliki bukti yang kuat selama masa pemeriksaan.

Seseorang hanya dapat dianggap bersalah ketika keputusan hakim telah bersifat in kracht van gewijsde (berkekuatan hukum tetap)  dan telah benar-benar terbukti kesalahannya, seperti yang dikatakan oleh Charles Louis de Montesquieu bahwasanya kalimat-kalimat hukum harus bermakna sama terhadap seluruh manusia.

Buku ini berisi beberapa tulisan yang ditulis sendiri oleh Achmad Ali yang dibagi ke dalam 8 bab dan dilengkapi dengan Epilog. Inti buku ini adalah mengharapkan agar semua petinggi Negara, petinggi hukum, penegak hukum dan warga masyarakat menghormati keseluruhan asas-asas hukum, norma-norma hukum dan aturan hukum yang berlaku di Negara ini, tidak hanya menjadi lip service semata. Buku ini merupakan salah satu koleksi Layanan Deposit Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan yang berlokasi di jalan Sultan Alauddin km. 7 Tala’salapang kota Makassar.

 

YUSRIL VERSUS CRIMINAL JUSTICE SYSTEM

Penulis : Prof. Dr. Achmad Ali, S.H., M.H

Penerbit : Umitoha Ukhuwah Grafika

Tempat Terbit : Makassar

Tahun Terbit : 2010

ISBN : 978-602-8828-02-4

March 12, 2020

50 Tahun Prof. Achmad Ali




Buku : 50 Tahun Usia Karya Pilihannya dan Komentar Berbagai Kalangan tentang Achmad Ali
Editor : H. Muhammad Kholiq, S.H., MBA
Penerbit : -
Jumlah Halaman : xiii + 200
ISBN : -

Buku dengan judul yang panjang ini adalah kumpulan tulisan Prof. Dr. Achmad Ali, S.H., M.H., seorang guru besar pada Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, dalam rangka peringatan usia 50 tahun beliau 9 November 2002. Prof. Achmad Ali pakar hukum, mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar, telah berkiprah dalam penegakan hukum sejak masih mahasiswa. Bahkan pernah menjadi aktivis dan menjadi tahanan rezim Orde Baru pada masa beliau jadi mahasiswa. Beliau juga seorang Karateka yang memegang DAN 6 KARATE-DO yang diterima di Honbu Gajukai Tokyo Jepang, dan telah menjadi Wasit Karate tingkat Nasional sejak 1980an.  Prof. Achmad Ali juga pernah menjadi Staf Ahli Jaksa Agung RI, anggota Komnas HAM, Ketua Pengurus Stidi S3 Ilmu Hukum Unhas, dan lain lain.

Buku yang hanya terdiri dari tiga bagian ini, diawali dengan ‘prakata’ dari editor dan ‘prolog’ oleh Dr. H.M. Laica Marzuki S.H., Hakim Agung RI.  Pada bagian pertama adalah kumpulan tulisan Prof. Achmad Ali. Ada 13 karya tulis beliau yang pernah dimuat di media massa, termasuk juga pidato pengukuhan beliau sebagai Guru Besar Ilmu Hukum.  Ada 13 judul tulisan di bagian pertama ini yaitu : 

1.      Pidato Penerimaan Jabatan Guru Besar Ilmu Hukum.
2.      Catatan Hukum Akhir Tahun 2000, memasuki tahun 2001, Hakikat llmu Hukum, dan Solusi Keluar dari Keterpurukan Hukum.
3.      Obligor Bandel dan Low (bukan “Law” Enforcement)
4.      Filosofi Putusan Hakim.
5.      Pers versus “Penegak Hukum Hitam”.
6.      Andai Arwah Baharuddin Lopa bisa Menangis.
7.      Pengadilan In Absensia, HAM dan Pengadilan Korupsi Di Indonesia.
8.      Asas Pembuktian Terbalik dan Asas Praduga Tak Bersalah.
9.      Bercermin pada Penegakan Hukum di Jepang.
10.  Memberdayakan Kejaksaan RI dalam Upaya Pemberantasan KKN.
11.  Quo Vadis KOMNAS HAM.
12.  Kejahatan Suap dan Asas Praduga Tak Bersalah.
13.  Panggung Sandiwara Hukum.

Pada bagian kedua, berisi berbagai komentar dari berbagai kalangan tentang Achmad  Ali. Ada beberapa komentar dari para tokoh maupun professional tinggak Nasional dan ada juga dari tokoh lokal Sulawesi Selatan. Ada 35 tokoh dan wartawan yang memberikan kesaksiannya terhadap Prof. Achmad Ali. Tokoh tokoh tersebut antara lain: H. M. Yusuf Kalla, Prof. Satjipto Raharjo, Prof. Muladi, Prof. Soetandyo Wignjosoebroto, Willy Ferial, Dr. Laica Marsuki, Aidir Amin Daud, Hamid Awaluddin, Prof. Radi A. Gani,  Prof. Ahmad Amiruddin, dan dari media ada Rosiana Silalahi dan Ira Kusno. 

Bagian terakhir adalah dokumentasi foto Achmad Ali, mulai dari foto keluarga saat beliau masih kecil, foto remaja, saat aktif jadi karateka, saat Ujian Skripsi dan Promosi Doktor, foto bersama istri dan anaknya, saat berkunjung ke luar negeri dan saat menjadi nara sumber pada seminar dan workshop diberbagai daerah.

Buku Koleksi Perpustakaan Abdurrasyid Daeng Lurang, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan.