Manusia dilahirkan, bermain, bekerja dan meninggal selalu
berada dalam belitan birokrasi; dan setiap orang, pada suatu waktu, pasti
mengeluh tentang cara berfungsinya birokrasi. Ada sejumlah alasan mengapa
birokrasi tidak dapat berfungsi maksimal sebagaimana diharapkan, yaitu:
ketakutan yang berlebihan; terlalu banyaknya personal yang khawatir akan
kehilangan posisi; kekhawatiran akan hambatan karier di masa depan; ketakutan
terjebak dalam lingkaran setan yang tidak berujung pangkal; skandal atau
berbagai jenis tindakan yang menyimpang lainnya. Oleh sebab itu, para anggota
birokrasi seringkali menerapkan strategi bertahan yang sangat merugikan konsumen
dan klien, sehingga tuntutan konsumen dan klien akan semakin memperbesar rasa
takut para anggota birokrasi.
Buku Bureaucracy karya Guy
Benveniste, diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Drs. Sahat Somamora. Buku ini dimaksudkan untuk mahasiswa, ilmu
politik, ekonomi, sosiaologi, kedokteran, hukum, teknik, kerja sosial,
kesehatan masyarakat, wartawan, pendidikan dan lain-lain yang bekerja dengan
atau menggunakan birokrasi. Buku ini dibagi ke dalam tiga bagian penting. Pertama masalah krisis birokrasi yang
sedang berlangsung; kedua, tinjauan
pembaharuan birokrasi; dan ketiga, pendekatan
baru terhadap pemikiran tentang masa depan birokrasi.
Argumen utama buku Bureaucracy,
sangatlah sederhana: “kalau ingin
meningkatkan efektifitas birokrasi, maka harus mengurangi kesan wajah angker,
dan mampu menciptakan lembaga baru yang dapat melindungi klien, organisasi dan
orang-orang yang ada dalam organisasi tersebut”.
Selain itu buku ini juga mencoba menelaah tiga tugas yang
sangat penting dalam kehidupan birokrasi: Pertama,
menjelaskan mengapa gelaja birokrasi telah mencapai puncak yang paling krisis;
bagaimana ketidakpastian itu menciptakan ketakutan yang berlebihan dan
kekhawatiran yang muncul akibat adanya strategi protektif. Strategi protektif
adalah permainan yang berlangsung di dalam dan di luar organisasi. Kedua,
meninjau perbaikan yang pertama; bagaimana perkembangan organisasi itu terjadi;
bagaimana akuntabilitas, evaluasi dan perencanaan bisa di anggap sebagai faktor
yang membantu dan bagaimana menghindari desetralisasi. Ketiga, meliputi masa
depan dan menguji institusi baru yang diperlukan untuk membuat birokrasi
berfungsi secara efektif.
BIROKRASI
BIROKRASI
Pengarang: Guy Benveniste
Judul Asli: Bureaucracy
Penerjemah: Sahat Simanora
Penerjemah: Sahat Simanora
Edisi. 1, Cetakan 3
xxii, 346 hlm.; 21 cm
xxii, 346 hlm.; 21 cm
Penerbit: PT. RajaGrafindo Persada
Tempat: Jakarta
Tahun: 1994
ISBN: 979-421-227-x
Klas: 520.001
Subyek: Birokrasi
