Oleh Shirce Upe Tandi
Penerbit : Erlangga
Penulis : Dhuroruddin Mashad
Editor : Singgih Agung S.sos.
Desain sampul : Ricky Kartono
Dicetak : PT Gelora Aksara Pratama
Kisah-kisah jenaka yang di tampilkan dalam buku
ini mengisahkan pengalaman jenaka sosok utama Bernama Nasiruddin Hoja. Sosok
utama itu termasyur akan kejenakaannya dalam menyikapi suatu persoalan.Kisah
bagaimana Naisruddin Hoja menyikapi atau menghadapi suatu persoalan , baik yang
aneh maupun yang menegangkan, secara menarik diceritakan Kembali oleh penulisnya
dengan kalimat yang mengalir dan enak dibaca.Cara-cara Nasiruddin Hoja
menyelesaikan persoalan yang sering di luar dugaan dan ukuran kenormalan
manusia biasa dipaparkan dengan apik dan pas.
Intinya si pencerita mengisahkan seorang kikir di
suatu masa. Syahdan hiduplah seorang anak manusia yang dilingkungannya di beri Parapan
bin sebutan Si Bahkil.Maklum, lelaki usia baya ini amit-amit sifat pelit bin
meditnya.Tak secuil pun harta yang dipunyainya perna disedekahkan, karena
khawatir akan mengurangi kekayaan yang dia kumpulkan.
Suatu masa,desa tempat tinggal di Bahkil(Pelit)
dilanda paceklik.Masyarakat banyak yang mengalami kecingkrangan sulit mencari
penghidupan.Dalam situasi seperti ini,tak sedikit pengemis wira-wiri(bolak-balik)
minta sedekah kepada orang yang dianggap memiliki kelebihan materi. Tak
terkecuali Si bahkil, ia juga menjadi sasaran pengemis. Meskipun penduduk
miskin kota rata-rata tahu tabiat si Bahkil , namun paceklik memaksa mereka
tetap mencoba meminta kepadanya,barangkali dalam situasi begini Si Bahkil bisa
tertekuk hati.
Buku ini adalah salah satu koleksi Layanan Iptek Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan yang berlokasi di jalan Sultan Alauddin KM. 7 Kota Makassar.

No comments:
Post a Comment