October 1, 2021

GLOSARIUM SULAWESI SELATAN: Daftar Istilah Budaya

 


Salah satu kesulitan yang dialami oleh para peneliti, baik mereka yang berasal dari Sulawesi Selatan maupun yang dari luar Sulawesi Selatan adalah bahasa. Di Sulawesi Selatan dihuni oleh empat suku-bangsa ini memiliki bahasa dan aksara yang dikenal dengan nama lontarak. Warisan sejarah dan budaya masa lalu mereka diwariskan dalam lontarak.

Dalam lontarak ditemukan berbagai macam istilah yang memiliki arti dan makna yang tersendiri, yang dapat menyesatkan jika pengetahuan tentang budaya daerah ini tidak dimengerti. Buku GLOSARIUM SULAWESI SELATAN: Daftar Istilah Budaya memuat bermacam-macam istilah arti dan makna tersendiri, yang tersusun sesuai abjad (A-W) seperti:

Abanrongang. Cikal bakal bagang. Alat ini digunakan untuk menangkap ikan dengan menyusun bambu.

Abale-baleng; kampo. Wadah bundar terbut dari kuningan yang berisi beraneka macam lauk-pauk.

Abboya Juku. Mencari ikan dengan kata lain nelayan; secara konsepsional abboya juku menunjukkan tentang lapangan kerja yang bergerak di bidang perikanan, antara lain seperti: pabbagang (nelayan yang menangkap ikan dengan menggunakan bagang), pajjala (nelayan yang menggunakan jala), ppekang (pengail).

Worong-worong. Nama gugus bintang yang berkelompok tujuh (Pleiades).

Wuna bawang. Membunuh sewenang-wenang (tanpa alasan).

Buku ini merupakan salah satu koleksi Layanan Deposit yang berlokasi jalan Sultan Alauddin, Km. 7 Tala’salapang-Makassar, sebagai upaya untuk memberi kemudahan bagi siapa saja yang ingin meneliti atau memahami budaya Sulawesi Selatan khususnya budaya Bugis, Makassar dan Toraja.

 

 GLOSARIUM SULAWESI SELATAN: Daftar Istilah Budaya

Penyusun: Suriadi Mappangara
Penerbit: Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Makassar
Tempat Terbit: Makassar
Tahun Terbit: 2007
ISBN: 979-8980-43-3

No comments:

Post a Comment