Oleh: Afdal Asykari Hijaz
Kebudayaan merupakan cerminan kehidupan manusia la menjadi identitas suatu daerah Termasuk aktivitas ritual kebudayaan lokal- Diberbagai daerah ritual-ritual kebudayaan yang menjadi tradisi tahunan masih tetap dipertahankan Selain mengandung unsur kesejarahan, ia juga menjadi ciri dan simbol daerah tersebut
Ada 3 desa yang menggelar tradisi Akkaddo Bulo Desa-desa ini dulunya hanya satu wilayah namun kemudian dimekarkan Ke 3desa tersebut yakni Desa Bontomangape, Desa Kalenna Bontongape, dan Desa Parambambe: Pesta panen Akaddo Bulo (Kuliner/Makanan Dari Beras Ketan Dalam Bambu) tiap tahun digelar setelah panen raya digelar Pesta panen ini digelar sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen padi yang melimpah diberikan oleh sang pencipta
Lewat tradisi Akkaddo Bulo ini, masyarakat melestarikan nilai-nilai kearifan lokal daerahnya Dimana didalamnya memiliki pesan-pesan moral, salah satunya ialah pesan tentang nilai toleransi, persatuan dan rasa syukur Tamu yang datang saat perayaan pesta panen Kaddo Bulo ini tak pernah dipandang dari suku, agama, rasa dan daerah mana Interaksi sosial terjadi secara alami Masyarakat bersyukur jika banyak sanak keluarga atau tamu dari luar yang mengunjungi daerahnya saat pesta panen ini
Semoga ritual tradisi tahunan ini menjadi agenda tahunan ditengah pesatnya pengaruh globalisasi dan teknologi Peran generasi muda dibutuhkan dalam melestarikan dan mengelaborasi pesta panen agar lebih semarak dan meriah
Buku ini koleksi Perpustakaan Khusus, Ruang Baca Unit Kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Suawesi Selatan
AKKADDO BULO (Jejak Sejarah & Eksistensi Budaya Lokal Pada Perayaan Pesta Panen)
Penulis: Abdul Jalil
Penerbit: PT. Media Pena Patorani
Tempat Terbit: Jl. Borongtaipaya NO. 18 B
Tahun Terbit: Januari 2020
Jumlah halaman: 212 halaman




