August 10, 2023

AKKADDO BULO (Jejak Sejarah & Eksistensi Budaya Lokal Pada Perayaan Pesta Panen)

 Oleh: Afdal Asykari Hijaz 



Kebudayaan merupakan cerminan kehidupan manusia la menjadi identitas suatu daerah Termasuk aktivitas ritual kebudayaan lokal- Diberbagai daerah ritual-ritual kebudayaan yang menjadi tradisi tahunan masih tetap dipertahankan Selain mengandung unsur kesejarahan, ia juga menjadi ciri dan simbol daerah tersebut

Ada 3 desa yang menggelar tradisi Akkaddo Bulo Desa-desa ini dulunya hanya satu wilayah namun kemudian dimekarkan Ke 3desa tersebut yakni Desa Bontomangape, Desa Kalenna Bontongape, dan Desa Parambambe: Pesta panen Akaddo Bulo (Kuliner/Makanan Dari Beras Ketan Dalam Bambu) tiap tahun digelar setelah panen raya digelar Pesta panen ini digelar sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen padi yang melimpah diberikan oleh sang pencipta

Lewat tradisi Akkaddo Bulo ini, masyarakat melestarikan nilai-nilai kearifan lokal daerahnya Dimana didalamnya memiliki pesan-pesan moral, salah satunya ialah pesan tentang nilai toleransi, persatuan dan rasa syukur Tamu yang datang saat perayaan pesta panen Kaddo Bulo ini tak pernah dipandang dari suku, agama, rasa dan daerah mana Interaksi sosial terjadi secara alami Masyarakat bersyukur jika banyak sanak keluarga atau tamu dari luar yang mengunjungi daerahnya saat pesta panen ini

Semoga ritual tradisi tahunan ini menjadi agenda tahunan ditengah pesatnya pengaruh globalisasi dan teknologi Peran generasi muda dibutuhkan dalam melestarikan dan mengelaborasi pesta panen agar lebih semarak dan meriah


Buku ini koleksi Perpustakaan Khusus, Ruang Baca Unit Kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Suawesi Selatan


AKKADDO BULO (Jejak Sejarah & Eksistensi Budaya Lokal Pada Perayaan Pesta Panen)

Penulis: Abdul Jalil

Penerbit: PT. Media Pena Patorani

Tempat Terbit: Jl. Borongtaipaya NO. 18 B

Tahun Terbit: Januari 2020

Jumlah halaman: 212 halaman 

August 8, 2023

PEMILU, IDEOLOGI DAN KONTROL SOSIAL

 Oleh : Moh. Rizki Mahda Putra



    Buku ini merupakan bagian dari budaya literasi yang digiatkan oleh Jurusan Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar serta sebagai bentuk kontribusi pemikiran mahasiswa dalam mengembangkan kajian ilmu politik sehingga tidak lagi bersifat normatif melainkan implementatif dan peka terhadap realitas sosial yang terjadi. 

    Buku ini berisi kumpulan tulisan sebagai hasil refleksi atas pelbagai fenomena sosial yang terjadi dewasa ini. dari refleksi tersebut melahirkan kritikan berikut tawaran yang mungkin dapat menjadi pilihan alternatif dalam menyelesaikan pelbagai permasalahan yang timbul. kritikan dan solusiyang dibangun berdasarkan perspektif islam. islam telah menawarkan begitu banyak solusi atas kehidupan manusia. 

    Krisis kemanusiaan yang terjadi di era modern dewasa ini merupakan efek dari teralineasinya agama dan kehidupan manusia, dimana manusia menjadi superior (antroposentris). oleh karena itu islam menjadi sangat penting sebagai landasan etik dan moral untuk membatasi kesewenangan manusia. penggunaan islam sebagai landasan teoritik dalam buku ini sesuai dengan visi dan misi dari Jurusan Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar untuk mengembangkan "Politik Profetik". Politik mengandung tiga misi besar, yakni: Humanisasi (memanusiakan manusia), Liberasi (membebaskan manusia) dan transendensi (keimanan). misi itulah yang berusaha di wujudkan melalui penulisan buku ini.


Buku ini koleksi Perpustakaan Khusus, Ruang Baca Unit Kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Suawesi Selatan


PEMILU, IDEOLOGI DAN KONTROL SOSIAL

Penulis: Agussalim, et.al.

Penerbit: Liblitera Institute

Tempat Terbit: Jl. Sultan Alauddin 2, Pbbentengan, No. 6

Tahun Terbit: Makassar, Desember 2019

Jumlah halaman: 373 halaman 

Journey of Joe (catatan perjalanan kopi nusantara menjadi warisan dunia)

 Oleh: Afdal Asykari Hijaz



    Secara emitolagi istilah "cup of joe" muncul saat perang dunia 1 (sekitar tahun 1914) yang memungkinkan sebelumnya dikenal dengan nama "cup of jamoke", akronim dari kata java dan mocha. kala itu, sekretaris angkatan laut masa pemerintahan presiden amerika serikat Woodrow Wilson yang bernama Josephus Daniels, memberlakukan mengkomsumsi alkohol bagi seluruh kapal angkatan laut. Sebagai gantinya ia memerintahkan agar semua angkatan laut mengkomsumsi kopi sebagai minuman yang dianggap "kuat"

Akibat peraturan tersebut, para angkatan laut tentu tidak senang dan menggunakan istilah "cup of josephus" yang disingkat "cup of joe" sebagai sindiran atau olok-olokan terhadap Josephus Daniels. Siapa sangka ternyata istilah tersebut masih digunakan hingga sekarang dan menyebar ke seluruh dunia.

Buku ini akan menyeduhkan para penikmat kopi mulai dari pertama kali ditemukan hingga tersebar keseluruh penjuru dunia dan melekat bersama masing-masing kebudayaan masyarakat.  


Buku ini koleksi Perpustakaan Khusus, Ruang Baca Unit Kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Suawesi Selatan.


Journey of Joe (catatan perjalanan kopi nusantara menjadi warisan dunia)

Penulis: Regi Suryo Laksono

Penerbit: PT Agromedia Pustaka

Tempat Terbit: Jl. H. Montong No.57 Cianjur, Jokakarsa, Jakarta Selatan 12630

Tahun Terbit: 2019

Jumlah Halaman: 167 halaman 


August 7, 2023

G. 30. S. Roman Jatuhnya Rezim Soekarno

Oleh : Afdal Asykari Hijaz





  Gerakan 30 September atau lebih populer G. 30 S. hingga kini masih diselimuti kabut. Peristiwa yang menewaskan sejumlah Jendral milik negeri ini belum terungkap secra benar: siapa sebenarnya dibalik kenyataan pahit dan untuk apa pembunuhan itu dilakukan. para peneliti dan sejarawan, baik yang ada di indonesia maupun yang ada diluar negeri, masing - masing mengeluarkan argumentasinya, namun belum ada sebuah pembuktian yang diterimah kebenaranya oleh banyak pihak. Semua melahirkan teka-teki, dan dan teka-teki itu hingga kini belum terjawab.

    Roman yang berjudul G. 30 S. ini juga bagian dari teka-teki. Namun bagi orang yang ingin memahami nuansa peristiwa sebelum dan sesudah gerakan yang mencekam itu, sangat tepat membaca roman sejarah ini.

    Berawal dari kehidupan kampus, lalu munculnya sebuah angkatan yang lebih dikenal Angkatan 66. Lantaran ada rencana menjatuhkan rezim Soekarno, persekutuan Angkatan 66 dengan ABRI yang dimotori Soeharto pun menjadi kekuatan yang tak terbendung. Akhirnya rezim Orde Lama itu pun tumbang, setelah Presiden Soekarno memberikan Surat Perintah 11 Maret kepada Soeharto.

Dikisahkan juga bagaimana Soeharto membersihkan PKI bersama anggotanya dan simpatisannya setelah dia menjadi orang nomor satu di republik ini.



Buku ini koleksi Perpustakaan Khusus, Ruang Baca Unit Kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Suawesi Selatan


G. 30. S. Roman Jatuhnya Rezim Soekarno

Penulis: Arief Gossin

Penerbit: PUSTAKA REFLEKSI

Tempat Terbit: Kompleks Tritura A5/10 Makassar 90230

Tahun Terbit: April 2004

Jumlah Halaman: 225 halaman 







ISLAM FUNGSIONAL : REVITALISASI DAN REAKTULISASI NILAI-NILAI KEISLAMAN

Oleh : Moh. Rizki Mahda Putra


    Agama memiliki dua kekuatan utama, yaitu sebagai faktor kekuatan daya penyatu (centripetal) dan faktor kekuatan daya pemecah belah (centrifugal). ada benarnya ungkapan kalangan ahli fenomenologi agama bahwa agama itu identik dengan nuklir. Di satu sisi bisa memberikan kegunaan yang luar biasa untuk kehidupan manusia, misalnyasebagai kekuatan pembangkit tenaga listrik yang jauh lebih murah dan ini sudah digunakan oleh enam negara berpenduduk besar di dunia kecuali indonesia, tetapi di sisi lain bisa menjadi bumerang bagi dunia kemanusiaan sebagaimana pernah terjadi di hirosima dan nagasaki.

    Dalam sebuah Masyarakat yang pluralis, yang dipadati multietnik, bahasa, dan agama, apa lagiterpisah-pisah oleh kepulauan seperti indonesia, maka disadari betul betapa pentingnya menampilkan agama sebagai faktor sentripetal.

    Selain sebagai keyakinan yang dianut secara paripurna, agama juga berfungsi sebagai social control dan motivator pembangunan berdimensi kemanusiaan. bahkan agama juga berperan sebagai keutuhanbangsa. dengan menyadari arti penting agama tadi, maka fungsi dan peran agama perlu dipertahankan keberlangsungannya di dalam kehidupan bermasyrakat dan bernegara.

    diakui atau tidak, disadari atau ridak, kekuatan agama sebagai faktor sentripetal telah berjasa besar di dalamnya. pemimpin dan para elite penguasa boleh gonta ganti tetapi kekuatab nilai-nilai dan norma-norma agama sebagai living low di dalam masyarakat etap bekerja. masing masing umat beragama di indonesia menjalankan ajaran-ajaran dan hukum agamanya dengan taat tanpa peduli siapa penguasanya.

masalah agama adalah salah satu faktor yang sangat sensistif di indonesia. ini dapat dimaklumi karena bangsa indoneisa termasuk penganut agama yang taat. solidaritas agama biasanya melampaui ikatan-ikatan primordial lainnya.

    Selain itu, fungsi kritis agama dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara tentu sangatdiperlukan, terlebih lagi dalam konteks masyarakat bangsa kita yang sedangmenjalani masa transisi dari sebuah reformasi. fungsi kritis agama diperlukan bukan hanya untuk menyadarkan pola pikir dan perilaku individu didalam masyarakat, tetapi juga untuk memberikan direction terhadap konsep dan perencanaan pembangunan


Buku ini koleksi Perpustakaan Khusus, Ruang Baca Unit Kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Suawesi Selatan



 ISLAM FUNGSIONAL : REVITALISASI DAN REAKTULISASI NILAI-NILAI KEISLAMAN

Penulis: Prof. DR. H. Nasaruddin Umar, MA.

Penerbit: PT. Elex Media Komputindo

Tempat Terbit: Jl. Palmerah Barat29-37, Jakarta 10270

Tahun Terbit: Jakarta 2014

Jumlah halaman: 382 halaman