Judul : La Galigo menelusuri jejak warisan sastra dunia
Penulis
: Nurhayati Rahman, Anil Hukma, Idwar Anwar
Penerbit
: Pusat Studi La Galigo, Divisi Ilmu Sosial dan Humaniora
Tahun Terbit : 2003
Jumlah
Halaman : 556
ISBN : 979-97666-0-5
Penulis
Resensi : Nur Wahidah (PKL dari
Sekolah Smk Yp-Pgri 1 Makassar)
La galigo yang merupakan karya sastra terpanjang di dunia-, adalah epic
mitologis orang bugis dan juga ditemui serpihan -serpihan episodenya di luar
wilayah Bugis, sampai derajat tertentu memperlihatkan dua kemampuan kanonik
seperti yang dikemukakan oleh Harold Bloom, yakni kemampuannya membuat manusia
merasa asing ditengah lingkungannya sendiri (feel strange at home), atau
sebaliknya membuat orang merasa betah dan akrab ditengah dunia asing (at
home out door, foreign, abroad). Kedua kemampuan ini dimiliki oleh La
Galigo, karenanya La Galigo dapat ditempatkan sebagai kanon sastra dunia.
Aspek manusia yang kosmopolit dan universal inilah agaknya yang bisa
menjadi sedikit pengobat dalam kegamangan hidup manusia di tengah-tengah dunia
yang kini semakin tidak menjanjikan perdamaian. Barangkali karena itulah,
seorang Robert Wilson, sutradara papan atas Amerika, berani menyutradarai
pementasan ”Teater La Galigo” yang akan dipentaskan di hampir semua kota besar
di dunia. La Galigo kini bukan lagi hanya menjadi milik orang Bugis, orang
Indonesia, tapi merupakan bagian dari kekayaan sastra dunia.
Buku ini
merupakan kumpulan makalah dari berbagai pakar yang berasal dari dalam dan luar
negeri yang mengupas begitu komprehensif berbagai sisi dari karya sastra besar
ini.
Buku ini merupakan bagian dari koleksi Layanan Perpustakaan Umum-Layanan BI Corner, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Jl. Sultan Alauddin Km 7, Talasalapang, Makassar. Bagi yang ingin membaca dan mendalami buku ini, kunjungi layanan perpustakaan tersebut untuk menikmati pengalaman membaca langsung.
No comments:
Post a Comment