October 27, 2025

Catatan To Marilaleng Bone (1808-1813)


Sebuah naskah kuno berjudul Lontara’ Bilang dengan kode koleksi ADD 12350 mengungkap jejak literasi dan kehidupan sosial politik Kerajaan Bone pada awal abad ke-19. Naskah ini merupakan catatan harian (diary) yang ditulis pada masa pemerintahan La Tenritappu (Raja Bone ke-23) dan La Mappatunru’ (Raja Bone ke-24), antara tahun 1808 hingga 1813.

Catatan tersebut disusun oleh To Marilalengngé, seorang bangsawan sekaligus pejabat kerajaan Bone yang dikenal tekun menulis berbagai peristiwa penting di lingkaran istana. Setelah ia berhenti menulis pada Agustus 1810, catatan itu dilanjutkan oleh La Mappatunru’, putra La Tenritappu yang kelak naik takhta sebagai Raja Bone ke-24. Tradisi menulis ini menjadi bukti bahwa kegiatan literasi telah menjadi bagian dari budaya kepemimpinan Bugis sejak masa lampau.

Bahasa yang digunakan dalam naskah ini adalah bahasa Bugis dengan dua sistem penulisan, yakni aksara Lontara’ dan aksara Arab-Sérang. Aksara Arab digunakan terutama untuk menuliskan nama-nama orang, hari, dan bulan. Hal ini memperlihatkan bagaimana unsur keislaman dan kebudayaan lokal berpadu dalam tradisi tulis masyarakat Bugis pada masa itu.

Naskah Lontara’ Bilang terdiri atas 43 halaman yang memuat catatan peristiwa antara Januari 1808 hingga Juli 1813. Selama lima tahun penulisan, catatan paling lengkap ditemukan pada tiga tahun pertama, yaitu 1808, 1809, dan 1810. Sementara itu, pada tahun 1811 hingga 1813, catatan yang tersisa hanya mencakup beberapa bulan saja. Meskipun demikian, setiap lembar naskah tetap memiliki nilai penting karena memuat hitungan waktu berdasarkan sistem tradisional Bugis, seperti tahun ‘amaria, siklus sembilan hari, dan perhitungan pasaran mingguan.

Isi naskah ini menggambarkan kehidupan masyarakat dan istana yang sangat teratur, religius, dan penuh kegiatan sosial. Penulis mencatat beragam peristiwa, mulai dari perjalanan dan kunjungan pejabat kerajaan, perkawinan bangsawan, kelahiran dan kematian, hingga transaksi jual beli. Catatan lain berhubungan dengan kegiatan keagamaan seperti shalat Jumat, puasa Ramadan, sedekah, serta perayaan hari besar Islam seperti Idulfitri, Maulid Nabi, dan Asyura.

Selain mencatat peristiwa umum, naskah ini juga berisi hal-hal pribadi yang menunjukkan sisi manusiawi sang penulis. Di antaranya tentang usia, masa jabatan di kerajaan, hingga catatan sederhana mengenai tanggal gigi ke-19 dan ke-20 yang tanggal. Rincian seperti ini memperlihatkan betapa dekatnya penulis dengan kehidupan sehari-hari, sekaligus menegaskan bahwa Lontara’ Bilang tidak hanya merekam sejarah politik, tetapi juga jejak kehidupan personal seorang bangsawan Bugis.

Dalam naskah ini tercatat pula beberapa peristiwa besar di lingkungan kerajaan Bone. Di antaranya pelantikan To Marajaé La Bera Pabera pada 16 Mei 1808, sakitnya Raja La Tenritappu pada 9 Juli 1812, serta wafatnya sang raja pada 22 Agustus 1812. Pada hari yang sama, La Mappatunru’ diangkat menjadi pengganti ayahandanya sebagai Raja Bone ke-24. Catatan tentang transisi kekuasaan ini menjadi salah satu sumber primer yang sangat berharga bagi sejarah Sulawesi Selatan.

Dari sudut pandang sejarah dan filologi, Lontara’ Bilang ADD 12350 memiliki nilai luar biasa. Naskah ini tidak hanya menyimpan data peristiwa, tetapi juga memperlihatkan pola pikir masyarakat Bugis terhadap waktu, keagamaan, dan kekuasaan. Catatan yang teratur dari tahun ke tahun menunjukkan adanya sistem administrasi dan dokumentasi yang maju, bahkan sebelum masa modern.

Buku Alih Aksara Lontara' Bilang ADD 12350: Catatan To Marilaleng Bone (1808-1813) dapat diakses pada Bintang Pusnas merupakan bukti nyata bahwa literasi dan kesadaran historis telah hidup di kalangan elit Bugis sejak berabad-abad lalu. Seorang raja atau bangsawan tidak hanya memerintah, tetapi juga merekam perjalanan rakyat dan kerajaan melalui tulisan tangan. Dalam konteks budaya lokal, hal ini menegaskan bahwa tradisi menulis bukan sekadar kegiatan ilmiah, melainkan bagian dari tanggung jawab moral seorang pemimpin.


Alih Aksara
Lontara' Bilang ADD 12350
Catatan To Marilaleng Bone (1808-1813)

Pengalih Aksara Basiah
Penerbit: Perpusnas PRESS Anggota IKAPI
Tempat Terbit: Jakarta
Tahun Terbit: 2023
ISBN: 978-623-313-699-0 (PDF)

No comments:

Post a Comment