Oleh Shirce Upe Tandi
Diedit oleh : Vrisaba
Penerbit : Cv. Pionir Jaya Bandung
Cetakan pertama : Agustus 1992
Cover design : J. Rio Purbaya
Ilustrasi cover : Mar
Ilustrasi isi : Santi Shiba
Cerita rakyat dari Bali ini, mengisahkan
tentang dua orang anak kembar, Putera I GEDE SWASTI,seorang EMPU yang terkenal
kedua anak kembar itu, ternyata tidak memiliki watak dan kerangai yang sama
mereka satu sama lain sangat berbeda,hanya perawakan dan wajahnya saja yang
benar-benar serupa.
Yang satu taat dan patuh kepada orang tua,
tidak manja, pemaaf serta penyabar.Yang satu lagi keras kepala, suka
membangkang, kurang mempunyai kesabaran, tinggi hati, dan selalu ingin di
istimewakan.Dalam jalur kisahnya, kedua anak kembar itu tentu saja mengalami
liku-liku hidup yang berbrda pula sesuai dengan perangai dan tingkah lakunya,
yang kemudian menuntun serta membentuk jati dirinya masing-masing.
Sebuah cerita yang cukup menarik, walau memang
sangat sederhana dan masih penuh dengan keterbatasan tetapi mengandung unsur
Pendidikan, bahwa perangai yang baik, pasti akan membuahkan keberhasilan yang
gemilang,sebaliknya, yang buruk akhirnya akan membawa bencana menghantarkan ke
jalan gelap dan buntu.
Empu Swasti Juga tentu memahami dan mengetahui
benar segala kekurangan serta kelebihan watak kedua anak kembarnya itu.Beliau
Tidak bosan-bosannya berusaha agar keduanya seimbang,sama-sama berperangai baik
.Namun ternyata itu tidak mudah, sangat sulit.Bukan saja karena I Wayan tirta
berwatak agak manja dan selalu menang
enak sendiri, dan diistimewakan,tetapi I Made Sangkara memang suka mengalah,mau
menerima apa adanya,dan sebagainya.Yang rupanya sudah merupakan watak pembawaan
sejak dari lahir atau bahkan kemungkinan sejak dari dalam kandungan.Ya semua
itu sudah menjadi ciri masing-masing pribadi,pembawaan alami.
Buku ini adalah salah satu koleksi Layanan Iptek Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan yang berlokasi di jalan Sultan Alauddin KM. 7 Kota Makassar.

No comments:
Post a Comment