April 26, 2024

ANAK KEMBAR EMPU SWASTI

 Oleh Shirce Upe Tandi


    


Diedit oleh : Vrisaba

Penerbit : Cv. Pionir Jaya Bandung

Cetakan pertama : Agustus 1992

Cover design : J. Rio Purbaya

Ilustrasi cover : Mar

Ilustrasi isi : Santi Shiba

Cerita rakyat dari Bali ini, mengisahkan tentang dua orang anak kembar, Putera I GEDE SWASTI,seorang EMPU yang terkenal kedua anak kembar itu, ternyata tidak memiliki watak dan kerangai yang sama mereka satu sama lain sangat berbeda,hanya perawakan dan wajahnya saja yang benar-benar serupa.

Yang satu taat dan patuh kepada orang tua, tidak manja, pemaaf serta penyabar.Yang satu lagi keras kepala, suka membangkang, kurang mempunyai kesabaran, tinggi hati, dan selalu ingin di istimewakan.Dalam jalur kisahnya, kedua anak kembar itu tentu saja mengalami liku-liku hidup yang berbrda pula sesuai dengan perangai dan tingkah lakunya, yang kemudian menuntun serta membentuk jati dirinya masing-masing.

Sebuah cerita yang cukup menarik, walau memang sangat sederhana dan masih penuh dengan keterbatasan tetapi mengandung unsur Pendidikan, bahwa perangai yang baik, pasti akan membuahkan keberhasilan yang gemilang,sebaliknya, yang buruk akhirnya akan membawa bencana menghantarkan ke jalan gelap dan buntu.

Empu Swasti Juga tentu memahami dan mengetahui benar segala kekurangan serta kelebihan watak kedua anak kembarnya itu.Beliau Tidak bosan-bosannya berusaha agar keduanya seimbang,sama-sama berperangai baik .Namun ternyata itu tidak mudah, sangat sulit.Bukan saja karena I Wayan tirta berwatak agak manja  dan selalu menang enak sendiri, dan diistimewakan,tetapi I Made Sangkara memang suka mengalah,mau menerima apa adanya,dan sebagainya.Yang rupanya sudah merupakan watak pembawaan sejak dari lahir atau bahkan kemungkinan sejak dari dalam kandungan.Ya semua itu sudah menjadi ciri masing-masing pribadi,pembawaan alami.

Buku ini adalah salah satu koleksi Layanan Iptek Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan yang berlokasi di jalan Sultan Alauddin KM. 7 Kota Makassar.

 

 



No comments:

Post a Comment