Oleh : Rezni Nuraini
Melalui Sweet Nothings, Wimar Witoelar lagi-lagi mengajak kita untuk menemukan gambaran besar melalui peristiwa-peristiwa sederhana yang biasa dialami setiap manusia. Ya, kalau kita tak bisa memahami hal-hal kecil, bagiamana kita mampu menangani permasalahan-permasalahan besar? Mulailah dari talk about nothing. sebab,dalam nothingness, kita justru bisa menemukan esensi.
Buku ini membahas mengenai,"Hal besar dan penting, sering dianggap bukan apa-apa." Semakin kita sadar, masalah terbesar yang kita hadapi adalah perubahan iklim. Ini soal besar, soal penting melebihi semua soal lain. Istilahnya, sampai melebihi pengertiannya. orang memakai istilah "perubahan iklim", tetapi sebetulnya kurang menyimak. seperti dihadapkan pada raksasa, kita tidak sadar betapa besarnya si raksasa karena hanya melihat kukunya.Secara sederhana, kalau perubahan iklim tidak dihadapi untuk diperlambat, masa hidup orang di dunia menjadi terbatas. Tidak dapat dimungkiri lagi, perubahan iklim yang menyebabkan pemanasan global menggoyahkan keseimbangan alam dunia.
Pada kesempatan lain, kita membahas topik besar dan penting dengan cermat dan serius. Bahkan, bagi saya dan teman-teman sekantor, hal ini menjadi fokus kegiatan. Namun, soal besar dan penting tidak bisa di bahas dengan ringan, sedangkan kehidupan saya berkisar pemikiran ringan-pikiran yang mudah timbul dan mudah disampaikan. Namun, siapa tahu kalau digabung bisa menjadi pemikiran yang berguna.
Pikiran-pikiran ini bercerita banyak mengenal apa saja. Stories about everything and nothing. Tulisan-tulisan "stories about nothing" ini kebanyakan pernah diterbitkan di Area, Djakarta, dan majalah lain. Ada juga yang belum pernah diterbitkaban. Karena ada sambutan baik dari pembaca, jadilah serangkaian buku A Book About Nothing, More About Nothing, dan Still More About Nothing. Buku ini adalah buku keempat dalam rangkaian ini: A Book About Nothing.
Buku ini merupakan salah satu Koleksi Deposit, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan yang berlokasi di jalan Sultan Alauddin Km. 7 Tala'salapang Makassar.

No comments:
Post a Comment