Kebudayaan Bugis merupakan salah satu kebudayaan tua di Nusantara. Salah satu aspek kebudayaan Bugis yang hingga kini masih kuat mengakar dalam kehidupan masyarakat adalah perlakuan dan penghayat atas senjata pusaka tradisional yang disebut pola bessi.
Senjata tradisional ini tidak hanya difungsikan secara kultural sebagai benda budaya, namun juga difungsikan sebagai sebagai pendamping jiwa dan penyemangat dalam pembinaan kepribadian dan pencapaian tujuan hidup, terutama yang berkaitan dengan nilai budaya atau pandangan hidup yang termuat dalam sebilah polo bessi.
Sebilah polo bessi merupakan warisan budaya masa lalu yang diturunkan dari generasi ke generasi selama berabad-abad lamanya. Meski telah ditempa ulang dan diperbaharui sesuai kebutuhan, polo bessi tetap menyimbolkan nilai kepahlawanan dan patriotisme (orowanengeng), kekayaan dan kesejahteraan (abbaramparangeng), kekuasaan dan kemuliaan (arajangeng-kelompoan) serta nilai keselamatan dan keseimbangan dunia dan akhirat (asalamakeng lino-akhirat).
Aspek teknis pembuatan bilah dan pamor telah dikuasai oleh bangsa Indonesia, termasuk di dalamnya orang Bugis, secara turun-temurun sejak masa prasejarah (Galigo), periode sejarah (Lontara'), hingga sekarang. Dalam proses waktu yang melahirkannya, polo besi telah menjadi bagian dari sistem kebudayaan, dengan cakupan tidak hanya nilai teknologi, tetapi juga nilai estetika, magis dan religi masyarakat yang melingkupinya.
Buku SENJATA PUSAKA BUGIS mengulas secara rinci tiga jenis senjata pusaka Bugis, yakni keris, badik dan pedang yang bukan semata-mata aksesoris, melainkan sebagai kalompoan-arajeng (kebesaran) dan kalebbireng (keagungan), senjata-senjata tersebut sesungguhnya menghubungkan organisasi sosial kekerabatan, kampung atau federasi serta kepercayaan dan mitologi.
Buku ini merupakan salah satu koleksi Layanan Deposit, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan akan pentingnya benda pusaka keramat sesuai dengan konsep aneh masyarakat Bugis-Makassar, yakni benda-benda pusakalah yang sebenarnya berkuasa, raja hanya memerintah negara atas benda pusaka tersebut.
SENJATA PUSAKA BUGIS
Penulis: Ahmad Ubbe, Andi M. Irwan Zulfikar, Dray Vibrianto Senewe
Penerbit: PT. Gramedia
Tempat Terbit: Jakarta
Tahun Terbit: 2011
ISBN: 978-979-22-7729-6

No comments:
Post a Comment