February 27, 2020

JAGAD MARITIM



Masyarakat Sulawesi Selatan memiliki tiga komunitas maritim yaitu: Pembuat Perahu; Penagkap Ikan; dan Penghuni Pantai Wisata, yang memulai “hidupnya” dengan tatanan pra-kapitalis sederhana dalam struktur dan tidak rasional secara kultur.

Buku Jagad Maritim yang ditulis oleh Darmawan Salman, bermula ketika menyusun tesis untuk menyelesaikan program S2 Sosiologi Pedesaan pada PPs IPB dan kemudia berlanjut S3 Unhas dengan menggunakan metode kualitatif. Buku ini memaparkan tentang bagaimana serbuan investasi, teknologi, dan manajemen mendorong terjadinya proses diferensiasi social dan rasionalisasi tindakan, yang belum sampai pada tahap terkondisikannya transformasi yang tuntas, atau ketidakseimbangan antara diferensial social dengan rasionalisasi tindakan yang mengkondisikan transformasi bertahan di tahap transisi.

Ada dua pertanyaan pokok yang ingin dijawab berkaitan dengan dua proses tersebut. Pertama, seberapa seimbangkah diferensiasi sosial dan rasionalisasi tindakan tercapai pada masing-masing komunitas maritime. Pada komunitas pembuat perahu diferensiasi social berlangsung lebih intensif dari rasionalisasi tindakan; pada komunitas wisata pantai rasionalisasi tindakan berlangsung lebih intensif dari dari diferensiasi social; dan pada komunitas penangkapan ikan diferensiasi sosial dan rasionalisasi tindakan berlangsung dalam intensitas yang relative seimbang.

Sedangkan yang kedua, seberapa linearkah diferensiasi social dan rasionalisasi tindakan itu terjadi pada masing-masing komunitas maritim. Diferensiasi social maupun  rasionalisasi tindakan berlangsung secara linear, bahkan ada proses balik yang tercipta di tengah gerak perubahan, dan ketidaklinearan serta proses balik ini berefek pada perseimbangan/pertidakseimbangan proses diferensiasi social dengan rasionalisasi tindakan pada sistem sosial yang tercipta.

Di sisi lain, ikatan parton-klien yang kuat, manifestasi siri’, gelar haji, dan status sosial, telah menjadi sumber motivasi pencapaian warganya, terutama di komunitas pembuat perahu dan penangkap ikan. Tetapi tidak semua aktor bisa tiba ke lapisan yang setaraf, dengan demikian pengaruh dorongan iga motif itu tidaklah sama.

Buku Jagad Maritim memberikan penjelas yang begitu detail, dan menjadi panduan dan peta mutakhir memasuki jagad maritime masyarakat Sulawesi Selatan khususnya orang Makassar.

No comments:

Post a Comment